Bukan Timnas Prancis, Zidane Akan Latih Tim Ini

Masa depan Zinedine Zidane kembali menimbulkan rumor baru yang terus berkembang. Rumor terbaru tersebut mengatakan Zidane tidak mengarah ke Timnas Prancis.

Seperti yang sudah diketahui, Zidane saat ini berstatus tanpa klub. Manajer asal Prancis itu telah mundur dari jabatannya sebagai manajer Real Madrid.

Zidane sendiri digosipkan sudah punya target ke mana ia ingin berlabuh di musim depan. Ia kabarnya mengincar kursi pelatih Timnas Prancis.

Dilansir Le10Sports, Zidane berpotensi tidak melatih Timnas Prancis. Karena ia dilaporkan masuk dalam radar PSG.

Menurut laporan tersebut, PSG saat ini tengah mencari pelatih baru. Pelatih mereka, Mauricio Pochettino dilaporkan ingin hengkang di musim panas ini. Ia dikabarkan ingin kembali ke Inggris untuk menangani Spurs.

Itulah mengapa PSG butuh manajer berpengalaman dan Zidane dinilai bakal jadi opsi yang dipertimbangkan oleh PSG.

Laporan itu mengklaim bahwa pihak PSG sudah menghubungi Zidane. Mereka sudah mengutarakan keinginan mereka untuk mempekerjakan sang manajer. Mereka juga sudah memberikan tawaran proposal mereka untuk sang manajer.

Zidane sendiri belum memberikan jawaban untuk tawaran PSG itu namun ia dikabarkan mempertimbangkan tawaran itu. Zidane juga dirumorkan berpotensi pindah ke Inggris.

Tottenham juga dilaporkan tertarik mempekerjakannya di musim panas nanti.

Gagal Juara, Zinedine Zidane Akui Hatinya Hancur

Juara La Liga musim 2020/2021 gagal diraih Real Madrid usai berjuang hingga laga pekan terakhir. Situasi sulit itu diakui Zinedine Zidane membuat suasana hatinya kini hancur.

Real Madrid dan Atletico Madrid bersaing hingga pekan terakhir untuk menjadi juara La Liga musim ini. Atletico akhirnya keluar sebagai juara usai menang atas Real Valladolid pada Sabtu (23/5/2021) malam WIB.

Pada waktu yang sama, Madrid juga mampu meraih kemenangan 2-1 atas Villarreal di Stadion Alfredo Di Stefano. Akan tetapi, hasil ini tetap gagal membuat Madrid keluar sebagai juara La Liga.

Madrid yang mendapat 84 poin hanya berada di posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal dua poin di belakang Atletico.

Zidane Terpukul

Kemenangan atas Villarreal tidak cukup untuk membuat Real Madrid juara. Zinedine Zidane pun merasa terpukul dengan situasi sulit yang terjadi. Pria asal Spanyol mengaku tidak sedang baik-baik saja secara personal.

“Suasana hati saya hancur,” ucap Zidane dikutip dari Marca.

“Jika Anda bertanya tentang suasana hati kepada saya, maka itulah jawabannya [hancur],” sambungnya.

Kegagalan menjadi juara La Liga jadi catatan minor bagi Madrid di musim 2020/2021. Sebab, Madrid resmi tidak mendapat gelar apa pun musim ini, seperti yang terjadi pada musim 2009/2010 lalu.

Masa Depan Zidane

Di tengah situasi sulit ini, Zinedine Zidane tidak bisa bicara banyak soal masa depannya di Real Madrid. Zidane belum memberi kepastian apakah dia akan mundur seperti kabar yang dihembuskan beberapa media Spanyol.

“Sekarang kami harus tenang dan dalam beberapa hari ke depan kami akan membicarakannya. Tak lama lagi kita akan tahu apa yang terjadi. Bukan hanya soal saja, tapi juga apa yang akan dilakukan klub,” kata Zidane.

Kemarahan Zidane Atas Diizinkannya Pertandingan Real Madrid di Osasuna

Zinedine Zidane mengecam keputusan untuk mengizinkan pertandingan Real Madrid di Osasuna dilanjutkan. Spanyol telah dilanda Badai Filomena, dengan sebagian besar negara itu diselimuti salju. Pertandingan Atletico Madrid melawan Athletic Club ditunda sebelumnya pada hari Sabtu. Madrid terpaksa melakukan perjalanan ke Pamplona menjelang pertandingan, meskipun pesawat mereka terjebak di landasan selama lebih dari tiga jam karena mereka menunggu izin lepas landas.

Pamplona dilanda salju keras pada hari Sabtu dan lapangan di El Sadar sangat sulit bagi kedua belah pihak untuk tampil. Maka, tidak mengherankan bahwa pertandingan itu berakhir imbang tanpa gol. Setelah pertandingan, Zidane membuat sosok yang frustasi dalam konferensi persnya dan jelas tidak senang dengan kejadian beberapa hari ini. “Kami melakukan apa yang kami bisa lakukan di lapangan tapi itu bukan pertandingan sepak bola,” kata Zidane. Kondisinya sangat sulit. Dengan Madrid juga dilanda salju, skuad Real tidak memiliki kesempatan untuk pulang pada hari Sabtu dan akan tetap di hotel mereka di Pamplona. Mungkin butuh waktu sebelum mereka dapat melakukan perjalanan, yang membuat Zidane kecewa. “Semua yang terjadi dua hari ini menjadi sangat rumit,” katanya. “Kami tidak tahu kapan kami bisa kembali.”

Ditekan lebih jauh tentang perasaannya tentang permainan, Zidane tegas dalam pemikirannya. “Ya, yang jelas pertandingan melawan Osasuna seharusnya ditunda,” kata Zidane. Itu jelas. Kondisi untuk bermain sepak bola tidak terpenuhi, yang pada akhirnya adalah apa yang diinginkan semua orang. Sebanyak kami sebagai lawan kami. Zidane diminta untuk mengomentari FA Spanyol, yang mendorong sebanyak mungkin pertandingan berlangsung akhir pekan ini.

“Saya tidak akan membahas hal-hal ini,” katanya. “Kami telah melakukan apa yang mereka katakan kepada kami, kami telah bermain dan hanya itu. “Kami harus berpikir tentang pemulihan bahkan jika kami tidak tahu apakah kami akan pergi ke Madrid besok, apakah kami akan kembali pada hari Senin. Dan pada hari Rabu kami memiliki pertandingan lain. “Real memiliki perubahan haluan yang cepat saat mereka melakukan perjalanan ke Alcoyano untuk menghadapi tim kecil di Copa Del Rey pada hari Rabu.

Sumber : goal.com.