Solskjaer Tanggapi Santai Pertanyaan Tak Pasang Van De Beek

De Beek

Manchester United kembali mengundang decak kagum dengan membalikkan keadaan setelah tertinggal dua gol, untuk menang 3-2 atas Atalanta di putaran grup Liga Champions, Kamis (21/10) dini hari WIB.

Sayangnya Donny van de Beek lagi-lagi hanya menghangatkan bangku cadangan tanpa mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi.

Bos Setan Merah, Ole Gunnar Solskjaer, sadar betul akan situasi gelandang Belanda itu, dan meski berkata “tidak membutuhkan” Van de Beek, ia tetap memercayainya.

Setan Merah tampak ditakdirkan untuk kalah setelah Mario Pasalic dan Merih Demiral membawa tim tamu unggul 2-0.

Tetapi lewat gol dari Marcus Rashford, Harry Maguire, dan Cristiano Ronaldo, pasukan Solskjaer bisa tidur nyenyak dengan mengoleksi poin penuh.

Di posisi tertinggal, Solskjaer memilih memasukkan Edinson Cavani, Jadon Sancho, dan Nemanja Matic.

Tetapi Van de Beek, lagi-lagi, tidak turun ke lapangan hijau.

“Saat melihat tim kami, Anda tahu kami memiliki pemain yang bagus,” ujar Solskjaer kepada RTL7 pasca-pertandingan.

“Saya harap Donny mendapatkan kesempatannya dan bisa memanfaatkannya. Saat ini saya tidak membutuhkan dia, tetapi saya tahu saya selalu bisa mengandalkannya.”

“Ia masih berusaha keras, tetapi ini berat baginya, saya mengerti itu.”

“Ia kecewa dan frustrasi, tetapi setiap hari ia bekerja keras dengan tersenyum lebar.” pungkasnya.

MU Masukkan 5 Pemain Dalam Daftar Jual

Van

Manchester United dilaporkan bersiap untuk melakukan cuci gudang pada bursa transfer Januari mendatang.

Ada lima pemain yang akan dilepas manajer Ole Gunnar Solskjaer seiring nama-nama ini sudah tak lagi masuk dalam rencananya di paruh kedua musim 2021/22.

The Red Devils, yang mulai dilanda inkonsistensi di musim ini dengan meraih hasil-hasil kurang memuaskan di bawah komando Ole, berharap bisa memangkas skuad mereka yang dinilai kegemukan.

Beberapa pemain terpinggirkan yang punya sikap buruk dan tak memiliki kontribusi nyata akan dibukakan pintu keluar lebar-lebar, demikian klaim The Sun.

Gelandang Belanda Donny van de Beek jadi salah satu yang kemungkinan besar akan angkat kaki dari Old Trafford demi mendapatkan jam terbang yang semestinya.

Demikian juga dengan attacker Jesse Lingard, yang sepanjang musim ini hanya menjadi pilihan kedua Solskjaer.

Selain dua nama di atas, striker Anthony Martial juga berpotensi hengkang. Sementara di sektor lini belakang, seiring duet Harry Maguire dan Raphael Varane telah dipatenkan Ole, sehingga membuka pintu keluar bagi Victor Lindelof.

Satu pemain lagi yang paling ingin disingkirkan Man United adalah bek tak terpakai, Phil Jones, yang dalam beberapa musim terakhir telah terlempar dari tim utama dan lebih banyak main untuk skuad reserve.

Akhir pekan lalu, Man United menyerah 4-2 dari Leicester City, membuat tim pertama kini terlempar ke posisi enam klasemen sementara, terpaut satu poin dari zona empat besar.

Minggu akhir pekan ini, pasukan Ole akan meladeni lawan berat, Liverpool, di Old Trafford dalam lanjutan Liga Primer Inggris.

Rekor Ronaldo Lebih Buruk Dibandingkan Bruno Fernandes Ambil Pinalti

Cristiano Ronaldo dikabarkan akan menggantikan peran Bruno Fernandes sebagai penendang penalti Manchester United menyusul gagalnya gelandang berusia 27 tahun ini mengambil perannya sebagai algojo pada laga kontra Aston Villa.

Karena Bruno Fernandes gagal membuat gol, berakibat kalahnya tuan rumah Manchester United atas Aston Villa dengan skor 0-1.

Karena itu, Cristiano Ronaldo disebut-sebut akan menggantikan posisi Bruno Fernandes sebagai penendang penalti MU.

Namun berdasarkan catatan Planet Football, Cristiano Ronaldo memiliki catatan persentase keberhasilan penalti yang lebih buruk dibanding Bruno Fernandes.

Bila Bruno Fernandes memiliki persentase sukses penalti hingga 91,3 persen bersama klub dan timnas Portugal, Cristiano Ronaldo hanya memiliki persentase sukses senilai 81,4 persen.

Di tingkat klub, Ronaldo hanya 85 persen, sedangkan Bruno Fernandes mencapai 90,7 persen.

Bahkan di level Timnas, Bruno Fernandes memiliki 100 persen penalti sukses, sedangkan Cristiano Ronaldo hanya 70 persen.

Karena itu, pelatih Ole Gunnar Solskjaer sepertinya masih akan mempercayakan Bruno Fernandes sebagai penendang penalti meski saat ini sudah ada sosok Ronaldo di skuad MU.

Rekor Penalti Cristiano Ronaldo

Penalti di Klub: 147
Penalti Sukses di Klub: 125
Sukses: 85 persen

Penalti di Timnas: 20
Penalti Sukses di Timnas: 14
Sukses: 70 persen

Total Eksekusi Penalti: 167
Total Penalti Sukses: 139
Total Sukses: 81,4 persen

Rekor Penalti Bruno Fernandes

Penalti di Klub: 43
Penalti Sukses di Klub: 39
Sukses: 90,7 persen

Penalti di Timnas: 3
Penalti Sukses di Timnas: 3
Sukses: 100 persen

Total Eksekusi Penalti: 46
Total Penalti Sukses: 42
Total Sukses 91,3 persen

Datangkan Tiga Pemain Top, Tagihan Gaji Manchester United Langsung Membengkak

Manchester United membuat gebrakan besar di awal musim 2021/22 ini dengan mendatangkan tiga pemain top sekaligus, yakni Raphael Varane, Jadon Sancho, dan Cristiano Ronaldo.

Langkah paling besar yang dilakukan Setan Merah di awal musim ini tentu saja dengan memulangkan Cristiano Ronaldo dari Juventus ke Old Trafford.

Menurut laporan The Sun, dengan rekrutan anyar ini membuat tagihan gaji pemain Setan Merah juga melonjak tinggi.

Untuk musim 2021/22 ini, tagihan gaji Machester United naik menjadi 387 juta pounds atau sekitar Rp 7,5 triliun.

Cristiano Ronaldo sendiri menerima upah paling tinggi di Manchester United, yakni ebesar 480 ribu pounds per pekan.

Kiper David de Gea menempati posisi kedua sebagai pemain dengan gaji tertinggi di MU, yakni sebesar 375 ribu pounds.

Jadon Sancho berada di posisi ketiga dengan bayaran 350 ribu pounds setiap pekannya.

Sementara bek anyar Raphael Varane menerima bayaran 340 ribu pounds per pekan.

Paul Pogba berada di peringkat kelima pemain bergaji tertinggi di MU, dengan bayaran 290 ribu pounds.

Berikut ini lima pemain dengan gaji tertinggi di Manchester United (per pekan) :
1. Cristiano Ronaldo: 480 ribu pounds
2. David de Gea: 375 ribu
3. Jadon Sancho: 350
4. Rafael Varane: 340 ribu
5. Paul Pogba: 290 ribu

Cristiano Ronaldo Diprediksi Bakal Jadi Manajer Manchester United

Cristiano Ronaldo diprediksi bakal jadi manajer Manchester United pada 18 bulan ke depan. Hal dikatakan mantan manajer Tottenham Hotspur yang saat ini aktif sebagai analis dan komentator, Tim Sherwood.

Tim Sherwood awalnya membahas soal aksi Cristiano Ronaldo yang ikut berdiri di samping Ole Gunnar Solskjaer dan memberikan instruksi kepada rekan-rekannya beberapa waktu lalu, yang juga sempat dikritik oleh mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand.

“Menurutku tak ada masalah Cristiano Ronaldo ada di tepi lapangan dan Ole mesti menerima hal itu. Jika mendatangkan pemain sepertinya ke tim, anda tentu sudah tahu apa yang akan terjadi,” kata Tim Sherwoood.

“Ini Ronaldo yang sepenuhnya berbeda dengan yang dulu ada di Old Trafford. Ia tahu seberapa dirinya dibutuhkan dan ia merasa harus berdiri di samping manajer dan memberi instruksi dan ia mesti dibiarkan melakukannya. Aku tak sepenuhnya yakin ia akan begitu dengan Jose Mourinho, bakal berbeda jika ia masih di sana, tapi Ronaldo juga harus ditanya kenapa merasa perlu berdiri dan memberi instruksi seperti itu.”

“Kita sudah melihat ia melakukannya di timnas, meneriakkan instruksi, dengan yang paling anyar di Euro. Ia 100 persen akan jadi manajer. Aku akan bertaruh ia bakal jadi manajer Manchester United dalam 18 bulan. Kapanpun Ronaldo berhenti main, menurutku ia akan jadi manajer, itu akan jadi opsi otomatis,” jelas Sherwood.

Tim Sherwood juga menyinggung soal MU yang masih akan tetap mempertahanan Solskjaer, namun harus memenangkan gelar pada musim ini.

“Jika mereka juara Premier League, Liga Champions, Piala FA, salah satu dari trofi itu, Solskjaer akan mempertahankan pekerjaannya. Tapi jika mereka tidak juara apa-apa, aku pikir mereka sudah punya calon manajer baru. Ia (Ronaldo) akan bisa membawa serta pelatih yang lebih pengalaman, seperti Carlos Queiroz, karena ia pun mengenal sejumlah pemain yang ada saat ini, dan aku percaya ia (Ronaldo) akan jadi manajer Manchester United di masa depan,” ucap Tim Sherwood.

“Saat ini pun ia sudah jadi seperti pelatih. Anda bisa lihat di akhir pekan saat pemanasan, ia membisikkan sesuatu di telinga (Raphael) Varane dan (Harry) Maguire. Ia tak butuh ban kapten untuk jadi seorang pemimpin. Ia memimpin dengan cara memberikan contoh. Ia sudah melakukan itu di United pada masa lalu dan kini cuma jadi lebih vokal saja,” lanjutnya.

Manchester United Ingin Boyong Erling Haaland dan Jude Bellingham Sekaligus

Setelah sukses mendatangkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund pada musim lalu, Manchester United berniat untuk kembali memboyong dua pemain Die Borussen sekaligus.

Kedua pemain yang dimaksud adalah Erling Haaland dan Jude Bellingham.

Saat mendatangkan Jadon Sancho, perlu waktu yang cukup panjang hingga akhirnya terjadi kesepakatan di antara kedua klub terkait transfer senilai 85 juta Euro untuk pemain berusia 21 tahun ini.

Saat ini, The Independent melaporkan bahwa MU mulai mendekati Borussia Dortmund untuk mendekati dua pemainnya yang lain, yakni Erling Haaland dan Jude Bellingham, untuk diboyong di musim depan.

Manchester United sebenarnya sudah lama mengincar Erling Haaland yang saat itu masih menjadi milik RB Salzburg, namun mereka kalah gesit dengan Borussia Dortmund.

Kasus yang sama terjadi saat MU ingin mendatangkan Jude Bellingham dari Birmingham City dimana Setan Merah ditikung di tengah jalan oleh Borussia Dortmund.

Bila MU memang serius ingin mendatangkan kedua pemain muda ini pada musim panas tahun depan, manajemen Setan Merah harus menyiapkan dana senilai kurang lebih 175 juta euro.

Mantan Pemain MU Ini Meyakini Donny Van De Beek Akan Dilepas Di Bursa Transfer Selanjutnya

Donny van de Beek

Nasib Donny van de Beek menjadi perbincangan pada musim panas ini, banyak yang memperkirakan dirinya akan meninggalkan Manchester United. Mantan penyerang Manchester United (MU) Dimitar Berbatov menyebut manajemen Setan Merah bakal siap melepas Donny van de Beek pada bursa transfer selanjutnya.

 

“Van de Beek kehabisan waktu untuk menyelamatkan kariernya di MU. Dia memulai laga saat tim melawan Young Boys tapi diganti di babak pertama,” kata Berbatov menjelaskan dilansir Tribal Football, Jumat (17/9).

Pelatih Ole Gunnar Solskjaer memberikan kepercayaan kepada Van de Beek untuk memulai pertandingan sejak menit awal ketika MU tampil pada laga perdana melawan Young Boys di Liga Champions tengah pekan kemarin.

Namun pada menit ke-45 dirinya digantikan oleh Raphael Varane. Performanya pun tak mendapat pujian hangat mengingat MU terpaksa menelan pil pahit kalah 1-2 dari lawan.

Berbatov pun menambahkan situasi Van de Beek bersama MU cukup jelas. Manajemen klub diklaim akan siap melepas eks pemain Ajax Amsterdam pada mercato musim dingin Januari 2022 mendatang.

“Saya masih berharap dia mendapat kesempatan yang tepat tetapi itu akan sangat sulit baginya. Sangat disayangkan karena United membayar banyak uang untuknya. Tapi inilah yang terjadi ketika Anda menghabiskan uang hanya untuk memuaskan penggemar Anda,” sambung Berbatov.

Mantan Bek MU Kesal Melihat Ronaldo Ikut Memberikan Instruksi Seperti Pelatih

Mantan bek Manchester United, Rio Ferdinand, mengaku kesal melihat tingkah Cristiano Ronaldo yang ikut memberikan instruksi kepada rekannya-rekannya, layaknya seorang pelatih, saat Manchester United bertanding melawan Young Boys di ajang Liga Champions.

Seperti diketahui, Manchester United kalah dengan skor 1-2 saat tandang ke markas Young Boys, pada matchday pertama Grup F Liga Champions 2021/22, Selasa (14/9/2021) malam WIB.

Satu-satunya gol bagi MU pada laga tersebut dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke-13.

Namun kartu merah yang diterima Aaron Wan-Bissaka pada menit ke-35 membuat situasi menjadi berbeda sehingga Young Boys mampu membalikkan keadaan melalui dua golnya.

Pada pertengahan babak kedua, pelatih MU Ole Gunnar Solskjaer menarik Ronaldo untuk digantikan Jesse Lingard saat skor masih imbang 1-1.

Setelah ditarik keluar, Cristiano Ronaldo tidak duduk melihat rekan-rekannya bertanding dari bangku cadangan, namun ikut berdiri di samping Ole Gunnar Solskjaer dan ikut berteriak-teriak memberikan instruksi.

“Kalau saya jadi manajernya, jujur saja, saya akan memintanya duduk,” kata Rio Ferdinand kepada BT Sports.

Menanggapi pernyataan Rio Ferdinand ini, Peter Crouch, yang juga sesama pengamat menilai apa yang dilakukan Ronaldo masih bisa diterima karena ia bukan pemain biasa.

“Kalau saya juga duduk di bangku cadangan, saya akan memintanya duduk. Tapi ya dia Cristiano, kita akan membiarkannya melakukan itu,” sahut Peter Crouch.

Mendengar jawaban Peter Crouch, Rio Ferdinand menjadi sedikit melunak karena ia juga memahami level Cristiano Ronaldo sebagai pemain sepak bola.

“Saya paham sih. Anda tahu lah, dengan Cristiano, orang-orang berpikir ‘Oh itu sikap yang berani, itu demi fans’. Dia cuma orang yang penuh gairah, dia ingin menang, dia sangat menginginkannya, dan dia tak bisa menahannya,” ucap Rio Ferdinand.

“Kalau itu berarti dia harus ke sana dan berdiri di samping manajer, meneriakkan instruksi dan lain-lainnya, jadi biar saja. Ketika yang melakukannya sosok seberpengaruh itu di pertandingan, bagaimana Anda bisa mendebatnya,” tandasnya.

Kalah Atas Young Boys, MU Disarankan Ganti Solskjaer Dengan Antonio Conte

Manchester United kalah dengan skor 1-2 saat tandang ke markas Young Boys, pada matchday pertama Grup F Liga Champions 2021/22, Selasa (14/9/2021) malam WIB.

MU sebenarnya mampu unggul terlabih melalui gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke-13.

Namun kartu merah yang diterima Aaron Wan-Bissaka pada menit ke-35 membuat situasi menjadi berbeda sehingga Young Boys mampu membalikkan keadaan melalui dua golnya.

Banyak pihak yang kemudian mengkritik kepemimpinan pelatih Ole Gunnar Solskjaer yang dinilai sebagai sosok yang paling bertanggungjawab atas kekalahan Setan Merah.

Beberapa keputuan Solskjaer dalam laga tersebut justru dinilai sebagai penyebab kekalahan MU. Salah satunya adalah keputusan untuk menarik keluar Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes pada pertengahan babak kedua saat skor masih imbang 1-1.

Menurut mantan pemain Chelsea, Jason Cundy, Ole Gunnar Solskjaer tidak tahu apa yang harus dilakukannya pada situasi seperti itu sehingga keputusannya justru memperburuk keadaan.

“Di situ kelihatan sekali ia tak tahu apa-apa. Penampilan itu, bentuk timnya. Ya, mereka memang main 10 pemain tapi yang benar saja. Mereka main lima orang di belakang dan ia (Solskjaer) tak mengubahnya,” kata Jason Cundy.

“Mereka kerepotan di lini tengah. Fred, Paul Pogba, dan Bruno Fernandes yang malang. Saya sangat bersimpati pada ketiganya, mereka tak dapat bantuan, mereka jadi bulan-bulanan operan lawan. Kelima pemain bertahan tidak bergerak sama sekali, jadi mereka (di lini tengah) kalah jumlah. Saat melihat skema itu tak berfungsi, harusnya mereka main empat di belakang dan tengah,” ucapnya.

“United layak mendapatkan hasil itu dan ketidakmampuannya (Solskjaer) amat terlihat secara fatal. Kartu merah mengubah permainan, tapi laga belumlah tuntas. Biasanya Young Boys itu jadi bulan-bulanan di ajang Eropa dan United malah kalah 1-2, itu benar-benar sebuah malapetaka,” tuturnya.

Karena itu, Jason Cundy menyarankan akan manajemen MU segera mencari pengganti Solskjaer. Satu namanya yang menurutnya lebih pantas menangani MU adalah mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

“Itu benar-benar memperlihatkan kemampuan Ole. Saya akan memecatnya. Kita semua tahu apa yang akan terjadi kan? Di luar sana ada Antonio Conte,” ujar Cundy.

“Siapa pelatih yang lebih baik? Musim ini mereka akan menjalani fase grup dan mereka kelak akan berpikir ‘seandainya kita lebih cepat (melakukan pergantian pelatih)’. Ada pola tertentu yang muncul dengan Ole, terutama di Eropa. Musim lalu ia bahkan tak bisa lolos grup,” pungkasnya.

Sudah Punya Ronaldo, Haaland Sudah Tak Menarik Lagi Buat MU

Haaland

Gary Neville membantah anggapan bahwa kembalinya Cristiano Ronaldo akan mencegah Manchester United mengejar Erling Haaland pada bursa transfer musim panas mendatang.

Setan Merah berhasil memulangkan Ronaldo dari Juventus pada musim panas ini. Bintang Portugal tersebut kembali ke Old Trafford setelah 12 tahun meninggalkan klub.

Ronaldo menandai kembalinya ke Manchester United dengan penampilan brilian. Dia mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 atas Newcastle di Premier League pada akhir pekan lalu.

United sekarang memiliki banyak opsi di lini serang. Mason Greenwood, Marcus Rashford, Anthony Martial, Edinson Cavani, Jesse Lingard dan pemain lainnya bersaing untuk mendapatkan tempat.

Manchester United sudah cukup lama membidik Haaland dari Borussia Dortmund. Neville masih sangat yakin kalau bekas timnya tidak akan menyerah mengejar Haaland meski sudah mendapatkan Ronaldo.

“Tidak. Tidak, saya pikir Manchester United tahun depan akan kehilangan Martial, mereka akan kehilangan Mata, Cavani akan pergi karena mereka kontrak mereka tersisa satu satu lagi. Jadi itu akan membebaskan tempat,” kata Neville kepada Monday Night Football.

“Jika Haaland tersedia musim panas mendatang dan mereka ingin melakukan kesepakatan dengan agennya – yang merupakan hal besar dengan Haaland – maka Manchester United harus mengejarnya.

“Dan saya tidak berpikir kedatangan Cristiano mencegah Haaland bergabung.”

Jika Haaland datang ke Old Trafford, Ronaldo tentu saja tidak mau berada di bangku cadangan. Menurut Neville, Ole Gunnar Solskjaer bisa memainkan Ronaldo dan Haaland secara bersamaan di lini depan.

“Cristiano telah bermain dengan Benzema, dengan Bale, dengan semua Galacticos hebat ini di Real Madrid,” lanjutnya.

“Dia [Solskjaer] tidak akan menempatkannya di bangku cadangan, mengapa Anda menempatkannya di bangku cadangan? Anda bisa memasukkan dua striker dalam satu tim, bukan?” pungkasnya.