Fans Barcelona Siap Kecewa Karena Messi Mungkin Absen Sampai Januari 2022

Lionel Messi becomes a free agent as Barcelona contract expires: Reports |  Football News - Hindustan Times

Lionel Messi masih berstatus sebagai pengangguran setelah kontraknya bersama Barcelona berakhir sejak 30 Juni 2021. Pasalnya, Barcelona belum memberikan pengumuman resmi tentang perpanjangan kontrak Lionel Messi walaupun sang pemain dikabarkan sudah menyetujui kesepakatan baru. Lionel Messi dikabarkan sudah menyepakati kontrak baru berdurasi lima tahun bersama Barcelona yang akan membuatnya menerima pemotongan gaji 50 persen.

Tapi, dengan disetujuinya kesepakatan itu, tidak serta merta membuat Lionel Messi bisa langsung memperkuat Barcelona. Barcelona dilaporkan terbentur aturan finansial LaLiga yang membuat Lionel Messi terancam tidak bisa bermain setidaknya sampai Januari 2022. Menurut laporan ESPN, Barcelona perlu memangkas tagihan upah mereka agar sesuai dengan aturan finansial LaLiga.

Pada 2013, LaLiga memperkenalkan langkah-langkah pengendalian finansial dengan menetapkan jumlah biaya maksimum pengeluaran untuk skuad. Besaran biaya maksimum itu disesuaikan dengan performa keuangan klub masing-masing. Kalau tidak bisa memenuhi persyaratan itu, maka klub peserta LaLiga tidak bisa mendaftarkan pemainnya untuk kompetisi pada musim depan.

Barcelona sebenarnya mendapatkan batasan yang melampaui klub-klub lain karena merupakan tim dengan pendapatan terbesar. Pada musim 2020-2021, batasan pengeluaran Barcelona adalah 382,7 juta euro atau sekitar Rp 6,5 triliun. Adapun pada musim 2021-2022, batasan pengeluaran diperkirakan akan diperkecil menjadi hanya sekitar 160 juta euro (sekitar Rp 2,7 triliun).

Barcelona merupakan salah satu klub yang memiliki beban upah tertinggi di dunia. Pada musim 2019-2020, Barcelona memiliki tagihan untuk membayar gaji pemainnya sampai 670 juta euro (sekitar Rp 11,46 triliun). Dengan begitu, Barcelona harus mengurangi pengeluaran mereka untuk memastikan mereka mematuhi batas pengeluaran LaLiga pada musim 2021-2022.

Menurut laporan ESPN, Barca memiliki waktu sampai akhir jendela transfer pada 31 Agustus 2021 untuk merampungkan masalah ini. Tapi, Barca dikabarkan ingin menyelesaikannya sebelum 15 Agustus 2021. Kalau Barca menemui kegagalan untuk mengatur keuangan mereka, maka hal itu bisa membuat Messi tidak dapat bermain sampai setidaknya Januari 2022.

Hal itu sebelumnya pernah terjadi dengan pemain Getafe, Pedro Leon, pada tahun 2014. Leon saat itu tidak dapat bermain selama beberapa bulan pertama setelah Getafe melebihi batas gaji 17 juta euro (sekitar Rp 289,5 miliar). Selain Messi, pemain baru Barcelona seperti Sergio Aguero, Memphis Depay, Eric Garcia, dan Emerson Royal terancam mengalami hal yang sama.

Situasi Dembele Sedang Kacau Saat Ini di Barcelona

Barcelona's Ousmane Dembele 'apologises' for video abusing Japanese hotel  workers | South China Morning Post

Ronald Koeman, Pelatih Barcelona mengakui situasi kontrak Ousmane Dembele sekarang ini terbilang kacau. Saat ini kontrak Dembele di Madrid tersisa satu tahun lagi. Pihak Blaugrana pun dikatakan sudah berusaha memperpanjang masa kerja pemain Prancis itu. Walau begitu, kedua pihak belum menemui titik temu. Alhasil masa depan Dembele pun tidak menentu.

Ia sebelumnya sudah sering disebut akan cabut dari Barcelona. Beberapa tim pun sudah dikaitkan dengannya, di antaranya Juventus, PSG, dan Manchester United. Situasi kontrak Ousmande Dembele itu ditanyakan kepada pelatih Barcelona, Ronald Koeman. Ia pun mengakui kalau situasinya membuat senewen.

“Saya sangat kecewa dengan cederanya. Juga, situasi dengan kontraknya kacau,” kata Koeman pada situs resmi Barcelona.

“Sangat disayangkan bagi dirinya dan kami. Ia membawa banyak hal bagi kami tahun lalu, berbeda dari apa yang kami miliki. Saya harap ia bisa segera kembali,” kata Koeman.

Sebelumnya, Ronald Koeman juga sempat berkomentar soal kontrak Lionel Messi. Sekarang ini Messi sudah lepas dari Blaugrana dan berstatus sebagai free agent.

“Saat ada masalah yang belum selesai seperti ini, tentu anda akan merasa cemas,” kata Koeman.

“Saya percaya penuh kepada Presiden kami untuk menyelesaikan masalah ini,” lanjut Koeman.

“Sangat penting bagi klub dan juga La Liga untuk mempertahankan pemain terbaik dunia. Kami akan melakukan segalanya untuk memastikan ia melanjutkan karirnya bersama kami,” katanya.

Ousmane Dembele sejauh ini sudah membela Barcelona sebanyak 118 kali. Ia mencetak 30 gol dan 21 assist.

Solidaritas Presiden Klub-Klub Spanyol Patungan Bayar Gaji Lionel Messi

Barcelona news: Lionel Messi set for new contract

Sejumlah presiden klub di Spanyol dikabarkan siap patungan membayar gaji Lionel Messi agar ia tetap bertahan di Barcelona. Sekarang ini, Messi secara resmi sudah berstatus sebagai free agent. Karena kontraknya dengan Barcelona sudah berakhir per Juni 2021 kemarin. Barcelona tidak mau Messi lepas begitu saja. Maka dari itu mereka berusaha untuk mempertahankannya dan sedang merancang kontrak baru bagi La Pulga.

Tapi sekarang ada kendala finansial yang dihadapi Barcelona. Mereka harus menuntaskan hal itu dahulu sebelum bisa memberikan Messi kontrak baru itu. Barcelona berusaha menuntaskan masalah itu dengan melepas sejumlah pemainnya. Dan sekarang ada kabar bahagia bagi klub yang dipimpin Joan Laporta itu. Para presiden dari klub-klub Spanyol lainnya dikabarkan siap membantu Barcelona. Caranya, dengan patungan membayari gaji Lionel Messi.

Klaim itu terlontar dari ucapan jurnalis asal Spanyol, Roberto Gomez. Ia menyebut para presiden itu berpendapat kalau kehadiran Messi akan menguntungkan sepak bola Spanyol secara umum.

“Ada presiden-presiden elit sepak bola Spanyol yang bersedia memberikan kontribusi untuk membayar kontrak Messi di Barcelona dan mempertahankannya di sepak bola Spanyol,” klaimnya di saluran radio El Transistor, via SportBible.

“Mereka bilang itu bagus untuk Barcelona dan Liga Spanyol,” kata Gomez.

Barcelona sebelumnya dilaporkan terlilit utang besar. Demi mencegah hal itu terulang, Blaugrana diminta untuk menurunkan batasan gajinya. Hal inilah yang akhirnya membuat Barcelona harus putar otak. Karena hal itu tidak cuma membuat mereka kesulitan memberikan kontrak pada Lionel Messi, tapi juga membuat Blaugrana terancam tidak bisa mendaftarkan pemain barunya di La Liga.

Para pemain itu adalah Memphis Depay, Sergio Aguero, dan Eric Garcia. Sejauh ini Barcelona sudah melepas beberapa pemainnya, di antaranya Junior Firpo dan Carles Alena. Pemain lain seperti Antoine Griezmann dan Philippe Coutinho diklaim juga akan dilepas Blaugrana.

Trio Messi Aguero Depay Ideal, Griezmann Mungkin Akan Tersingkir

Antoine Griezmann Bantah Rasis ke Orang Asia

Spekulasi soal masa depan Antoine Griezmann di Barcelona kembali memanas. Kabarnya Griezmann tidak masuk dalam rencana utama Ronald Koeman musim depan. Griezmann bergabung dengan Barcelona sejak musim panas 2019. Artinya sudah dua musim dia mengenakan kostum Blaugrana, tapi performanya belum benar-benar meyakinkan.

Winger Prancis ini mendapatkan kesempatan lebih baik di bawah Ronald Koeman semusim terakhir. Tapi, Griezmann kelihatan tidak cocok dengan gaya main Barca, terlebih saat main bersamaan dengan Lionel Messi. Tentu Griezmann masih pemain hebat, sayangnya dia kelihatan tidak cocok di Barcelona.

Musim 2021/22 mendatang akan jadi musim krusial bagi Barca, khususnya untuk Ronald Koeman. Akhirnya Koeman bisa bekerja dengan pemain-pemain yang dia inginkan, walau belum semuanya. Beberapa hari lalu, jurnalis Lluis Canut, membuat pernyataan yang sempat membuat gempar. Mengutip Sport, Canut memastikan kalau trio penyerang Barca musim depan adalah Messi-Aguero-Depay.

Canut dikenal dekat dengan Koeman. Tentu pernyataannya mudah dipercaya. Artinya, Griezmann akan jadi cadangan, bermain saat salah satu dari trio itu harus absen. Dicadangkan bukanlah hal bagus untuk pemain selevel Griezmann.

Griezmann terikat kontrak di Camp Nou sampai tahun 2024. Sejauh ini belum ada pembicaraan kontrak baru. Tapi, Barca sekarang berada di situasi terdesak untuk menjual pemain. Barca harus menjual pemain untuk menjaga stabiitas keuangan setahun ke depan. Nama Griezmann sekarang masuk pertimbangan, dia tidak benar-benar aman.

Terlebih, baru-baru ini nama Griezmann dikaitkan dengan Manchester City. Kabarnya Man City melihat Griezmann sebagai alternatif kalau gagal mendapatkan Kane. Kalau benar begitu, kecil kemungkinan Barca akan bersikeras mempertahankan Griezmann, terlebih kalau tawaran yang masuk cukup besar.

Pemain Pilihan Koeman Datang, 5 Pemain Ini Wajib Hengkang Segera

Kesibukan dengan intensitas tinggi terlihat pada Barcelona di bursa transfer musim panas 2021. Di awal periode transfer, mereka cukup banyak mendatangkan sejumlah pemain anyar.

Barcelona berhasil mendatangkan Sergio Aguero, Memphis Depay dan Eric Garcia secara gratis. Mereka juga menebus Emerson Royal dari Real Betis. Meski begitu, Barcelona belum ingin berhenti mendatangkan amunisi baru. Mereka masih dikaitkan dengan sejumlah pemain top di bursa transfer musim panas ini.

Kehadiran pemain baru akan memengaruhi nasib sejumlah pemain Barcelona. Karena itu, mereka pun disarankan untuk hengkang pada musim panas ini.

Berikut lima pemain yang sebaiknya segera hengkang dari Barcelona untuk menyelamatkan kariernya.

Samuel Umtiti

Samuel Umtiti bergabung dengan Barcelona dari Lyon pada tahun 2016. Dia menunjukkan kinerja yang bagus pada musim perdananya di klub Spanyol.

Namun, cedera terus menerus menghancurkan kariernya di Barcelona. Setelah pulih, pemain berusia 27 tahun itu kehilangan tempatnya di tim utama Blaugrana.

Umtiti hanya membuat 16 penampilan pada musim 2020-2021 bersama Barcelona. Bek asal Prancis itu sudah tidak masuk dalam rencana Ronald Koeman di klub.

Junior Firpo

Junior Firpo didatangkan dari Real Betis pada 2019. Dia diharapkan bisa menjadi pesaing Jordi Alba di posisi bek kiri.

Namun, Firpo kesulitan mendapat kesempatan bermain. Dia hanya membuat 41 penampilan dengan mencetak dua gol dan memberikan tiga assist.

Firpo telah dikaitkan dengan West Ham, Southampton, dan AC Milan. Pemain berusia 24 tahun itu bisa meninggalkan Barcelona pada musim panas ini.

Ousmane Dembele

Ousmane Dembele datang ke Barcelona pada musim panas 2017. Dia ditebus dari Borussia Dortmund dengan biaya yang mencapai 135 juta euro.

Selama empat musim di Camp Nou, Dembele mencetak 30 gol dan 21 assist dari 118 penampilan. Namun, karier Dembele di klub selama ini sering diganggu cedera.

Dembele tampil bagus di bawah asuhan Ronald Koeman pada musim 2020-2021. Namun, Barcelona dilaporkan bersedia melepasnya pada musim panas ini.

Miralem Pjanic

Miralem Pjanic didatangkan Barcelona dari Juventus pada musim panas lalu. Pemain asal Bosnia dan Herzegovina itu bertukar tempat dengan Arthur Melo.

Sayangnya, Pjanic gagal mendapat kepercayaan Ronald Koeman. Pjanic hanya bermain 30 kali dan tak menciptakan satu gol pun.

Pjanic dikaitkan dengan kepindahan dari Barcelona di bursa transfer musim panas ini. Dia kabarnya diminati klub lamanya Juvnetus.

Martin Braithwaite

Barcelona mendatangkan Martin Braithwaite dari Leganes seharga 16,2 juta pounds pada Januari 2020. Transfer Braithwaite kala itu mengejutkan banyak orang.

Pemain internasional Denmark itu tidak memberikan kontribusi yang besar untuk Barcelona. Dia hanya mencetak delapan gol dan empat assist dari 53 penampilan.

Kedatangan Sergio Aguero dan Memphis Depay bisa mendorong pemain berusia 30 tahun itu keluar dari Barcelona. Braithwaite pun telah dikaitkan dengan West Ham.

Daftar Klausul Pelepasan Pemain Tertinggi di Barcelona

Barcelona memagari pemainnya dengan klausul pelepasan yang tinggi. Walau begitu, Lionel Messi hanya menempati urutan kedua dalam kategori ini. Siapa yang pertama?

25 – Carles Alena: 75 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2022

24 – Sergio Aguero: 100 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023

23 – Jean-Clair Todibo: 150 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023 (saat ini dipinjamkan ke Benfica)

22 – Neto: 200 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023

21 – Junior Firpo: 200 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

20 – Clement Lenglet: 300 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023

19 – Martin Braithwaite: 300 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

18 – Ousmane Dembele: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2022

17 – Philippe Coutinho: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023

16 – Pedri: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2022

15 – Frenkie de Jong: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2026

14 – Sergino Dest: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2025

13 – Miralem Pjanic: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

12 – Ansu Fati: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2022

11 – Eric Garcia: 400 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2026

10 – Nico Gonzalez: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

9 – Samuel Umtiti: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023

8 – Sergi Roberto: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2022

7 – Sergio Busquets: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2023

6 – Jordi Alba: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

5 – Gerard Pique: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

4 – Marc-Andre ter Stegen: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2025

3 – Francisco Trincao: 500 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2025

2 – Lionel Messi: 700 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2021

1 – Antoine Griezmann: 800 Juta Euro, Kontrak Hingga Juni 2024

Barcelona Resmi Dapatkan Eric Garcia

Eric Garcia akhirnya mengikuti jejak Sergio Aguero ke Barcelona dari Manchester City, dengan kontrak berdurasi lima tahun di Camp Nou. Bek yang memulai kariernya di La Masia itu telah kembali ke klub lamanya dengan kontrak jangka panjang.

Barcelona meresmikan Garcia pada hari Selasa waktu setempat dan akan secara resmi bergabung bersama Blaugrana dengan status bebas transfer ketika kontraknya di Etihad Stadium berakhir pada akhir bulan ini.

Pemain berusia 20 tahun itu telah menghabiskan empat tahun terakhir kariernya di City, setelah diculik dari akademi La Masia milik Barca yang sangat terkenal, tetapi sekarang dia akan kembali ke lingkungan lamanya satu hari setelah kedatangan Aguero di Catalan.

Apa yang dikatakan?

Konfirmasi telah dilakukan Barca mengenai penandatanganan Garcia dalam sebuah pernyataan di laman resmi klub, yang berbunyi: “FC Barcelona dan Eric Garcia telah mencapai kesepakatan kontrak bagi pemain untuk bergabung dengan klub mulai 1 Juli, setelah kontraknya dengan Manchester City berakhir.”

“Pemain akan menandatangani kontrak hingga akhir musim 2025/26 dan klausul pembeliannya ditetapkan sebesar €400 juta (£344 juta atau $489 juta).”

Mengapa Garcia meninggalkan City?

Garcia memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan City pada awal tahun karena Barca berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan untuk bek tengah tersebut sebelum akhir jendela transfer Januari lalu.

Kedua pihak mencapai kesepakatan lisan, tetapi Blaugrana tidak dapat membayar biaya transfer di tengah masalah keuangan mereka yang tidak terkontrol dengan baik karena pandemi virus corona.

Garcia harus menunggu lima bulan lagi sebagai hasilnya, dengan Pep Guardiola hanya memberikan sedikit menit bermain bagi pemuda tersebut.

Bek Spanyol itu menyelesaikan musim 2020/21 dengan hanya 12 penampilan, termasuk hanya enam penampilan di Liga Primer, tetapi sekarang telah mengamankan mimpinya untuk pindah kembali ke klub masa kecilnya.

Statistik Garcia di Etihad Stadium

Garcia tampil dalam 35 pertandingan di semua kompetisi selama tiga musimnya di skuad senior The Citizens, mencatatkan satu assist tetapi gagal mencetak gol.

Dia meraih medali juara Liga Primer dan Carabao Cup di Etihad, namun Garcia gagal meraih kemenangan Liga Champions setelah tim Guardiola dikalahkan di final oleh Chelsea, Minggu (30/5) dini hari WIB.

Siapa lagi yang menjadi target Barcelona?

Barca dilaporkan akan mengalihkan perhatian mereka ke dua pemain terkenal lainnya setelah mengamankan jasa Aguero dan Garcia, saat Ronald Koeman terus mempersiapkan musim keduanya sebagai pelatih.

Georginio Wijnaldum dari Liverpool disinyalir akan menjadi pemain berikutnya yang berseragam Barca, dengan Memphis Depay dari Olympique Lyonnais diperkirakan juga akan segera merapat ke Camp Nou untuk bergabung dengan kompatriotnya itu dalam beberapa pekan kedepan.

Menjadi Pelatih Real Madrid Adalah Opsi Satu-satunya Conte

Keputusan Antonio Conte akan melatih klub mana pada musim 2021/2022 nanti masih belum terjawab. Namun, setelah resmi berpisah dengan Inter Milan, nama Conte santer dikaitkan dengan Real Madrid.

Conte mengakhiri penantian yang cukup panjang dari Inter Milan untuk meraih scudetto Serie A. Mereka menjadi ‘raja’ Serie A musim 2020/2021, sekaligus mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan musim.

Hanya saja, cerita indah itu harus berakhir dengan pilu. Krisis keuangan membuat Inter tidak lagi punya visi yang sama dengan Conte. Sang pelatih pun memilih mundur dari posisi yang diemban sejak 2019 lalu.

Conte ke Real Madrid Saja

Nama Conte telah dikaitkan dengan banyak klub usai meninggalkan Inter Milan. PSG yang disebut tidak puas dengan Mauricio Pochettino tertarik padanya. Lalu, ada Real Madrid yang belum punya pelatih usai ditinggal Zinedine Zidane.

“Bagi saya, satu-satunya pilihan untuk Conte adalah melatih Real Madrid,” kata mantan bomber timnas Italia, Antonio Cassano, kepada Bobo TV, seperti dikutip dari Marca.

“Waktunya di Inter sangat positif, dengan tahun pertama yang bagus dan memenangkan Scudetto di tahun kedua, bermain sesuai keinginannya.”

“Saya tidak berpikir dia bisa pergi ke PSG karena mereka tidak memiliki pemain yang tepat untuk permainannya atau berbagi mentalitas sepak bola; Zidane sempurna untuk PSG,” kata Cassano.

Peluang Conte ke Real Madrid

Peluang Conte pindah ke Real Madrid diyakini sangat terbuka. Sebab, Madrid belum memiliki pelatif kepala usai Zidane mundur dan Massimiliano Allegri yang dibidik sebagai pengganti memilih menerima pinangan Juventus.

Joachim Loew, yang akan purna tugas dari timnas Jerman usai Euro 2020 nanti, menyatakan tidak pernah melakukan kontak dengan Madrid. Loew tidak akan melatih klub mana pun awal musim ini.

Kini, selain Conte, tersisa dua nama yang jadi kandidat pelatih Real Madrid. Raul Gonzalez jadi salah satu calon unggulan. Lalu, jika dipecat PSG, Pochettino juga masuk daftar calon pelatih Real Madrid.

Gagal Juara, Zinedine Zidane Akui Hatinya Hancur

Juara La Liga musim 2020/2021 gagal diraih Real Madrid usai berjuang hingga laga pekan terakhir. Situasi sulit itu diakui Zinedine Zidane membuat suasana hatinya kini hancur.

Real Madrid dan Atletico Madrid bersaing hingga pekan terakhir untuk menjadi juara La Liga musim ini. Atletico akhirnya keluar sebagai juara usai menang atas Real Valladolid pada Sabtu (23/5/2021) malam WIB.

Pada waktu yang sama, Madrid juga mampu meraih kemenangan 2-1 atas Villarreal di Stadion Alfredo Di Stefano. Akan tetapi, hasil ini tetap gagal membuat Madrid keluar sebagai juara La Liga.

Madrid yang mendapat 84 poin hanya berada di posisi kedua klasemen La Liga, tertinggal dua poin di belakang Atletico.

Zidane Terpukul

Kemenangan atas Villarreal tidak cukup untuk membuat Real Madrid juara. Zinedine Zidane pun merasa terpukul dengan situasi sulit yang terjadi. Pria asal Spanyol mengaku tidak sedang baik-baik saja secara personal.

“Suasana hati saya hancur,” ucap Zidane dikutip dari Marca.

“Jika Anda bertanya tentang suasana hati kepada saya, maka itulah jawabannya [hancur],” sambungnya.

Kegagalan menjadi juara La Liga jadi catatan minor bagi Madrid di musim 2020/2021. Sebab, Madrid resmi tidak mendapat gelar apa pun musim ini, seperti yang terjadi pada musim 2009/2010 lalu.

Masa Depan Zidane

Di tengah situasi sulit ini, Zinedine Zidane tidak bisa bicara banyak soal masa depannya di Real Madrid. Zidane belum memberi kepastian apakah dia akan mundur seperti kabar yang dihembuskan beberapa media Spanyol.

“Sekarang kami harus tenang dan dalam beberapa hari ke depan kami akan membicarakannya. Tak lama lagi kita akan tahu apa yang terjadi. Bukan hanya soal saja, tapi juga apa yang akan dilakukan klub,” kata Zidane.

Hasil Akhir Athletic Bilbao vs Real Madrid 0-1, Madrid Pantang Menyerah

Athletic Bilbao berhasil memaksa Real Madrid untuk bersusah payah dalam laga lanjutan La Liga yang digelar di San Mames, Minggu (16/5/2021). Pada akhirnya, klub besutan Zinedine Zidane itu keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0.

Awal 10 menit pertama dihiasi dengan pemandangan di mana bola lebih banyak dikuasai oleh pemain Real Madrid. Namun sayangnya, tim tamu tersebut belum mampu menghasilkan peluang berbahaya ke gawang Bilbao.

Situasi seperti ini bertahan cukup lama. Madrid pun nampak cukup frustrasi hingga akhirnya Federico Valverde mencoba melepas tembakan dari jarak yang sangat jauh pada menit ke-22. Ditambah lagi, tembakannya tidak mengesankan pula.

Real Madrid akhirnya baru bisa mendapatkan peluang yang cukup lumayan jelang babak pertama usai. Vinicius Junior melepaskan umpan ke arah Rodrygo. Gol sangat besar kemungkinan tercipta jika saja Unai Simon tidak memotong umpan tersebut.

Sehingga kedudukan 0-0 bertahan sampai turun minum. Tugas berat buat Zinedine Zidane untuk meyakinkan pemain agar mampu mencetak gol. Sebab jika skor bertaham sampai akhir pertandingan, Real Madrid terancam turun ke peringkat tiga.

Babak Kedua

Kembali lagi situasi yang sama juga terlihat di awal babak kedua. Bola masih sering berada di kaki para pemain Los Merengues, namun lagi-lagi peluang emas jarang sekali lahir dari aksi penyerang-penyerang raksasa Spanyol tersebut.

Real Madrid pada menit ke-61, akhirnya mendapatkan peluang emas. Mereka seharusnya sudah mampu berada di posisi unggul jika saja tembakan dari sang gelandang, Casemiro, tak membentur tiang gawang. Sungguh sangat disayangkan.

Gol yang dinanti-nanti pun akhirnya tiba. Pada menit ke-68, Nacho berhasil memecah kebuntuan Los Merengues lewat golnya yang memanfaatkan assist dari Casemiro. Real Madrid sementara unggul dengan skor 1-0.

Setelah kebobolan, Bilbao langsung memberikan respon untuk mengejar gol penyama kedudukan. Namun perjuangan mereka semakin berat karena Raul Garcia diusir keluar lapangan dengan kartu merah pada menit ke-89.

Walaupun Real Madrid tak mampu menambah keunggulannya meski menang dalam jumlah pemain di sisa menit permainan. Tetap saja gol tunggal Nacho sudah cukup untuk memberikan tambahan tiga angka untuk Los Merengues.

Man of the Match

Pahlawan kemenangan Real Madrid di pertandingan kali ini adalah Nacho. Akan tetapi gelar man of the match jatuh kepada Luca Modric yang tampil gemilang sepanjang permainan berlangsung.

Whoscored bahkan memberi rating tertinggi, 8.0 untuk pemain berkebangsaan Kroasia tersebut. Salah satu penyebabnya ialah karena Modric mampu menyelesaikan 83 dari 88 operan yang dilakukan selama dirinya berada di lapangan.

Dengan begitu, Modric membukukan presentase keberhasilan operan sebesar 94 persen. Ia juga tidak lupa membuat empat key pass. Modric juga membuat dua tembakan yang salah satunya mengarah tepat ke sasaran.

Tidak hanya bertanggung jawab dalam peredaran bola, Modric juga turut membantu pertahanan. Ia menyelesaikan tiga dari lima tackling, melakukan satu kali sapuan serta membuat dua intersep. Tidak heran kalau dirinya menjadi man of the match.

Susunan Pemain

Athletic Bilbao (4-4-2): Unai Simon; Oscar De Marcos, Yeray Alvarez, Inigo Martinez, Mikel Balenziaga; Alex Berenguer, Dani García (Mikel Vesga 65′), Unai Vencedor (Ibai Gomez 73′), Jon Morcillo (Raul Garcia 6′); Inaki Williams (Asier Villalibre 65′), Oihan Sancet (Unai Lopez 73′).

Real Madrid (4-3-3): Thibaut Courtois; Alvaro Odriozola, Eder Militao, Nacho, Miguel Gutierrez; Federico Valverde, Casemiro, Luka Modric; Rodrygo (Eden Hazard 77′), Karim Benzema, Vinicius Junior (Marco Asensio 59′),