Lionel Messi Datang, Kylian Mbappe Harus Siap Jumlah Golnya Di PSG Menurun

Pada bursa transfer musim ini, PSG membuat hebh dengan mendatangkan Lionel Messi secara gratis karena Barcelona tidak bisa memperpanjang kontraknya.Di PSG ada Kylian Mbappe, yang merupakan salah satu striker terbaik di dunia saat ini.

 

Pauleta,eks striker Paris Saint-Germain menilai dengan kehadiran Messi, Mbappe harus siap jika torehan golnya lebih sedikit.

Semenjak didatangkan dari AS Monaco pada 1 Juli 2018, Mbappe langsung menjadi mesin gol untuk PSG.Bersama PSG, Mbappe telah membukukan 135 gol dan 63 assist dalam 175 pertandingan lintas kompetisi.

Di Liga Prancis musim 2021/22 ini, Mbappe telah mencetak tiga gol dan dua assist dalam empat pertandingan awal.

Namun kehadiran Lionel Messi , Mbape akan mempunyai pesaing dalam mencetak gol.

“Dia (Mbappe) harus berdaptasi, tetapi dia akan banyak tumbuh bersama Messi di PSG,” kata Pauleta di laman resmi Ligue 1.

“Jika Mbappe memiliki kecerdasan untuk bergerak dengan baik memanfaatkan ruang yang diciptakan oleh Messi dan Neymar, dia akan menemukan dirinya dalam situasi yang baik berkat kualitas umpan mereka .”

“Oleh karena hal itu, Mbappe akan mampu mencetak banyak gol,” ucap Pauleta.

Pauleta juga mewanti-wanti Mbappe untuk legawa jika torehan golnya lebih sedikit ketimbang Messi dan Neymar.

“Faktanya, Mbappe bisa bermain baik di samping atau di tengah, dia akan menjadi aset tim,” ujar Pauleta.

“Dengan kemampuan yang dimiliki oleh ketiga pemain tersebut, akan ada resiko bahwa salah satu dari ketiganya akan mencetak gol lebih sedikit.”

“Jika itu yang terjadi pada Kylian, dia harus menerimanya,” tutur Pauleta.

Dulu Barca Punya MSN Sekarang PSG Punya MMN

Lionel Messi dan Neymar bersatu kembali. Dahulu, mereka membentuk trisula maut MSN bersama Luis Suarez di Barcelona. Sekarang, mereka berdua, ditambah Kylian Mbappe, menjadi trisula baru PSG. Messi baru saja resmi bergabung dengan PSG. Berpisah dengan Barcelona, Messi menyusul Neymar ke PSG. Musim ini, PSG juga sudah mendatangkan Georginio Wijnaldum dari Liverpool, Achraf Hakimi dari Inter Milan, Sergio Ramos dari Real Madrid, dan Gianluigi Donnarumma dari AC Milan.

Tim mereka benar-benar bertabur bintang. Tapi, setelah kedatangan Messi, lini serang PSG benar-benar menjadi sorotan. Karena, PSG sekarang bisa membentuk trisula MMN – Messi, Mbappe, dan Neymar di lini depan. Itu dengan catatan Mbappe tidak pergi.

Barcelona pernah memiliki trisula mematikan pada diri Messi, Suarez, dan Neymar. Publik mengenalnya sebagai trio MSN. Mereka tiga musim bermain bersama. Itu terhitung sejak bergabungnya Suarez dari Liverpool pada 2014 sampai perginya Neymar ke PSG pada 2017. Selama periode itu, trio MSN mencetak total 364 gol dan 173 assist untuk Barcelona. Itu adalah sebuah statistik yang sangat mengagumkan.

Prestasinya pun luar biasa. Trio itu turut mengantarkan Barcelona meraih dua gelar La Liga, tiga gelar Copa del Rey, juga masing-masing satu titel Supercopa de Espana, Liga Champions, UEFA Super Cup, dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

Dulu, Messi dan Neymar berkolaborasi dengan Suarez. Sekarang, mereka akan berkolaborasi dengan Mbappe. Di usia 22 tahun, penyerang Prancis ini sudah meraih banyak hal. Itu termasuk trofi Piala Dunia (2018), yang Messi maupun Neymar bahkan masih belum pernah meraihnya. Kemampuan Mbappe sebagai seorang penyerang juga tidak perlu diragukan. Kecepatan, skill, teknik, dan insting golnya tergolong di atas rata-rata. Dia merupakan salah satu penyerang terbaik di dunia saat ini.

Mbappe masih punya masa depan yang sangat panjang. Sementara itu, Neymar, dengan kehadiran Messsi, diyakini bisa mengoptimalkan potensinya. Messi sendiri, walau sudah berusia 34 dan mungkin tidak sehebat beberapa tahun lalu, tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik di jagat sepak bola.

Punya pemain-pemain seperti ini adalah sebuah kemewahan. Tapi, yang paling penting adalah bagaimana menyatukan mereka menjadi sebuah unit yang solid. Itu adalah tugas berat yang menunggu pelatih PSG, Mauricio Pochettino. Mampukah mantan manajer Tottenham itu melakukannya?

Ingin Selevel Dengan Cristiano Ronaldo, Mbappe Harus Tingkatkan Kemampuan Ini

Kylian Mbappe, tidak perlu diragukan lagi mengenai kemampuan bintang Paris Saint-Germain (PSG) ini. Selama berkostum PSG, Mbappe telah mencatatkan 132 gol dan 61 assist.

Namun, pemain berusia 22 tahun itu masih belum mampu mempersembahkan trofi Liga Champions untuk PSG. Adapun Mbappe dirumorkan akan segera meninggalkan Les Parisiens pada bursa transfer musim panas 2021.

Mbappe masih enggan memperpanjang kontraknya yang akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2022. Real Madrid pun menjadi tim yang paling sering dikatikan dengan kepindahan striker asal Prancis itu.

Pasalnya, Real Madrid masih belum menemukan sosok striker pengganti Cristiano Ronaldo yang pindah ke Juventus pada 2018. Kemampuan yang dimiliki oleh Mbappe digadang-gadang bisa seperti Cristiano Ronaldo.

Eks striker AC Milan, Filippo Inzaghi, pun menyoroti kemampuan Mbappe. Menurut Inzaghi, catatan gol Mbappe saat ini tidak menarik seperti yang dimiliki oleh Ronaldo.

“Ronaldo memiliki karier yang hebat di Real Madrid,” kata Inzaghi seperti dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

“Sekarang ada Mbappe di Paris. Untuk saat ini, torehan gol Mbappe tidak menarik seperti Ronaldo.”

“Kemampuan dribbling Mbappe di ruang sempit dan kecepatan yang dimiliki menakjubkan. Sepertinya dia memiliki roda gigi di kakinya.”

“Terlebih lagi, kelihatannya mudah bagi Mbappe untuk membuat perbedaan di lapangan,” tutur Inzaghi melanjutkan.

Inzaghi juga menjelaskan kemampuan yang harus ditingkatkan oleh Mbappe jika ingin selevel dengan Cristiano Ronaldo.

“Saat ini, sundulan dan kemampuan Cristiano Ronaldo untuk terlepas dari penjagaan bek tidak dapat dijangkau,” ucap Inzaghi.

“Cristiano juga sangat akurat menembak bola dengan kaki kanan dan kaki kirinya.”

“Ini adalah sesuatu yang masih perlu ditingkatkan oleh Mbappe,” ujar Inzaghi menambahkan.

Inilah Dulu Kisah PSG Kalahkan Real Madrid Dalam Perburuan Kylian Mbappe

Luis Ferrer telah menghabiskan lebih dari 10 tahun sebagai bagian dari tim perekrutan Paris Saint-Germain, bekerja tanpa lelah bersama nama-nama beken seperti Antero Henrique dan Leonardo untuk mendatangkan talenta-talenta terbaik dan mengubah klub menjadi salah satu kekuatan besar di Eropa.

Kemudian ia meninggalkan klub untuk menekuni bisnis pribadinya, LF360, sesaat sebelum memainkan perannya dalam perekrutan Kylian Mbappe. Transfer yang terlihat mustahil setelah PSG mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan Neymar dari Barcelona dengan rekor dunia.

Ferrer dan PSG sukses mewujudkannya, Ferrer menjadi teman baik dengan keluarga Mbappe dalam proses perekrutannya. Sang pakar perekrutan mengungkapkan bagaimana ia dan timnya berhasil meyakinkan Mbappe untuk menolak Real Madrid demi PSG.

Bagaimana PSG memenangkan perburuan transfer Mbappe
“Perekrutan nomor satu adalah Kylian Mbappe, karena itu bukan hanya tentang uang,” kata Ferrer. “Benar-benar berbeda, butuh waktu berbulan-bulan. Ia baru saja menjalani musim yang luar biasa bersama [AS] Monaco dan semua orang tahu ia adalah permata, namun kami tahu ia juga menjadi prioritas Madrid.”

“Madrid ada di sana dan tidak ada cara untuk menghentikan mereka [melakukan transfer]. Yang harus mereka lakukan hanyalah menekan tombol [transfer secara mulus]. Kami, di sisi lain, baru saja menuntaskan transfer terbesar di dunia, Neymar dan tidak bisa membeli Mbappe karena Financial Fair Play.”

“Kami harus memikirkan ide-ide cemerlang untuk bisa mewujudkannya. Semua orang berkolaborasi untuk mewujudkannya. Saya juga harus menegaskan bahwa itu [transfernya] tidak ditangani oleh agen. Jadi ada perwakilan, tidak mungkin tidak.”

“Tahun pertama tidak ada kesepakatan transfer, melainkan pinjaman, meski ada klausul bahwa pembelian adalah kewajiban – kecuali jika ada penurunan performa.”

Luis Ferrer Kylian Mbappé PSG

“Ya, itulah mengapa kami tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” jawab Ferrer ketika ditanya apakah memang benar impian Mbappe adalah bermain untuk Real Madrid.

“Ide saya adalah memberi tahu Mbappe untuk bergabung dengan PSG terlebih dahulu, bahwa akan ada Piala Dunia yang datang, dan [PSG] menawarkannya jaminan bermain sebagai starter yang mungkin tidak bisa dijanjikan Madrid kepadanya, meski saya bukan berarti berbicara atas nama mereka.”

“Tapi kami membuat janji itu karena kami percaya pada bakatnya. Itu sesuatu yang sangat langka, saya hanya pernah berjanji sekali kepada pesepakbola bahwa mereka pasti akan bermain. Biasanya pelatih yang melakukan itu, namun karena [bekas pelatih PSG] Unai [Emery] terlibat dalam pembicaraan transfer…”

“Ada banyak detail, kita bisa menghabiskan banyak waktu untuk membicarakannya, namun yang saya katakan ini belum banyak dibicarakan di mana pun.”

Kylian Mbappe PSG 2020-21

Apa yang akan terjadi pada musim panas?
Neymar telah mengindikasikan bahwa ia akan menandatangani perpanjangan kontrak dengan PSG, tetapi masa depan Mbappe menemui titik terang.

Seperti yang dilaporkan Goal, sang pemenang Piala Dunia sudah berburu rumah di Madrid kendati belum mengambil keputusan mengenai masa depannya.

“Saat ini, keluarga Mbappe akan bernegosiasi dengan klub,” imbuh Ferrer. “[Saya] tidak lagi berada di PSG, saya tidak bisa menjamin apa pun karena saya tidak memiliki semua informasi. Apa pun bisa terjadi antara sekarang dan Juni.”

“Memang benar bahwa klub-klub terkuat di Eropa menyukainya dan hasil di lapangan juga memengaruhi itu, itulah mengapa ia menunda [perpanjangan kontrak]. Kedua belah pihak sedang merenung.”

Apa yang harus dilakukan PSG selanjutnya?
Jika Mbappe tidak memperpanjang kontraknya, maka PSG harus melakukan keputusan besar: apakah mereka akan mempertahankannya dan menikmati satu tahun terakhir lalu kehilangannya dengan status bebas transfer? Atau mereka akan menjualnya demi keuntungan sekarang?

“Itu pertanyaan yang sangat bagus – dan yang berbahaya!” lanjut Ferrer. “Benar bahwa PSG berada dalam situasi ini, namun jika saya mengatakan apa yang akan saya lakukan, itu akan berbahaya bagi saya!”

Kylian Mbappe Lagi Cari Rumah Di Spanyol, Kode Berlabuh Ke Madrid?

Kylian Mbappe: Future Ballon d'Or Winner - The Story So Far

Kylian Mbappe, striker PSG, merupakan buruan teratas Real Madrid pada bursa transfer musim panas kali ini. Kabarnya, Mbappe sudah mulai mencari rumah baru di ibu kota Spanyol, Madrid.

Mbappe telah menjadi salah satu pemain terlaris di sepak bola Eropa saat ini. Tidak ada klub yang menolak mendapatkan jasa Mbappe, bahkan semua klub top berlomba-lomba merekrutnya. Ini dikarenakan Mbappe dianggap sebagai bakat terbaik sepak bola untuk masa depan. Dia diyakini bisa melanjutkan warisan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Karena itu, Mbappe diniilai harus bergabung dengan klub yang lebih besar untuk membantunya mewujudkan ambisi.

Dalam beberapa tahun terakhir Madrid telah mengincar Mbappe, tapi transfer ini sulit karena harga yang dipasang PSG begitu tinggi. Namun, sekarang situasinya lebih menguntungkan. Mbappe mulai mendekati akhir masa kontraknya. Begitu Juni 2021 nanti, dia akan memasuki satu tahun terakhir masa kontrak, yang membuatnya bisa didapatkan dengan harga relatif lebih murah.

Kini, menurut laporan Goal, Mbappe telah mengirim perwakilannya untuk mencari rumah baru di Madrid. Ini bisa jadi merupakan langkah awal Mbappe hengkang ke Madrid.

Menunggu waktu
Namun, Madrid masih belum benar-benar bisa mendapatkan Mbappe. Kabarnya striker Prancis ini tidak buru-buru memutuskan masa depannya. Mbappe ingin menuntaskan musim ni terlebih dahulu. PSG masih berjuang di Ligue 1 dan mereka berhasil melangkah ke semifinal Liga Champions.

Bagaimanapun, Mbappe sudah punya segalanya untuk bergabung dengan Madrid. Dia mahir berbahasa Spanyol dan sudah lama mengagumi Los Blancos

Nasib Mbappe juga tergantung pada bagaimana kerberhasilan PSG di Ligue 1 dan Liga Champions musim ini.