Antoine Griezmann Pulang Kembali Ke Atletico Madrid Tapi Penampilannya Masih Melempem

Pada penutupan bursa transfer lalu Barcelona meminjamkan Antoine Griezmann ke Atletico Madrid hingga musim panas 2022 mendatang.Namun bersama dengan Atletico Madrid, Antoine Griezmann mengkhawatirkan. Karena hingga kini dirinya belum bikin gol, assist, bahkan belum melepas satu shots on target.

Dalam peminjaman tersebut Barcelona juga mengaktifkan opsi pembelian permanen. Dengan kata lain, Griezmann kembali pulang ke Atletico Madrid. Sebelumnya dirinya sudah pernah bersama dengan Atletico dari tahun 2014-2019, Griezmann bersinar sampai Barcelona memboyongnya dengan harga besar.

Namun kembalinya Antoine Griezmann ke Atletcio Madrid belum berjalan lancar. Sudah empat laga dimainkan, Griezmann belum menetak gol atau memberi assist.Griezmann juga belum melepas satu pun shots on target alias tembakan mengarah ke gawang!

Bersumber dari Marca, total Antoine Griezmann sudah mencatatkan 304 menit penampilan sejak kembali ke Atletico Madrid. Suatu hal yang aneh, mengingat pemain asal Prancis itu seharusnya tidak sulit untuk beradaptasi.

Atletico hingga kini masih dilatih oleh Diego Simeone yang dulu juga merupakan pelatihnya Griezmann. Skuad Atletico pun tidak banyak berubah sejak Griezmann dulu pergi ke Camp Nou.

“Situasi Griezmann mengkhawatirkan, dia tidak tidak kelihatan di lapangan,” kata mantan pemain Atletico, Milinko Pantic.

“Dia seharusnya sudah jadi pemain kunci,” sambungnya.

Permainan apik Antoine Griezmann sangat dinantikan agar bisa membantu Atletico Madrid untuk mempertahankan titel Liga Spanyol musim ini. Karenanya sudah tidak ada lagi alasan bagi Griezmann untuk beradaptasi karena persaingan yang semakin ketat.

Masih Sakit Hati Diusir Dari Barca, Luis Suarez Serang Bartomeu Dan Ronald Koeman

Serangan verbal dilakukan Luis Suarez, sang bomber Atletico Madrid kepada Josep Maria Bartomeu dan juga pelatih Barcelona, Ronald Koeman.

Serangan ini adalah akibat dari pengusiran dirinya yang dilakukan pihak Barcelona pada musim panas 2020 lalu. Pemain asal Uruguay tersebut didepak tak lama setelah adanya pergantian pelatih.

Menganggap Suarez saat itu telah habis. Akan tetapi ternyata pemain berusia 34 tahun itu membuktikan bahwa anggapan itu keliru.

Suarez tampil sangat bagus bersama Atletico. Bahkan ia membantu tim asuhan Diego Simeone tersebut meraih gelar juara La Liga 2020-21 ini.

Serangan untuk Bartomeu

Kini sudah sekitar semusim setelah Luis Suarez pergi dari Barcelona. Meski demikian, Suarez tampaknya masih sakit hati dengan pengusiran yang dilakukan oleh klub Catalan tersebut.

Secara spesifik, ia kemudian menyerang pria yang kini sudah tak lagi jadi presiden Barcelona yakni Josep Maria Bartomeu, sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pengusiran dirinya. Ia menuding Bartomeu sebagai sosok pengecut.

“Saya tidak akan pernah melawan Barcelona, mereka telah memberi saya segalanya dan memungkinkan saya untuk menjadi [seorang pemain] elit, tetapi jelas presiden [Josep Maria Bartomeu] mengatakan segalanya di media alih-alih menelepon saya,” serunya pada El Partizado de Cope.

“Saat mereka ingin Leo [Messi] bertahan, mereka memanggil saya untuk menggunakan saya untuk meyakinkan dirinya, [juga] untuk berbicara dengan [Antoine] Griezmann… jadi mengapa mereka tidak menelepon saya ketika mereka ingin saya pergi?” ketus Suarez.

Serangan Pada Koeman

Luis Suarez kemudian juga menyerang pelatih Barcelona saat ini, Ronald Koeman. Selain menudingnya sebagai pengecut, Suarez juga menyebut Koeman sebagai pria yang tak punya kepribadian yang jelas.

“Atau mengapa pelatih tidak datang dan mengatakan kepada saya bahwa ia tidak mengandalkan saya karena ia menginginkan tipe striker lain?” ujarnya.

“Koeman mengatakan kepada saya bahwa saya tidak termasuk dalam rencananya, lalu ia berkata: ‘Jika kita tidak menyelesaikannya besok, Anda kembali ke rencana saya dan saya mengandalkan Anda melawan Villarreal’.”

“Saya kemudian melihat bahwa pria itu tidak memiliki kepribadian. Ia tidak cukup kuat untuk memberi tahu saya bahwa saya tidak dibutuhkan. Keputusan [untuk menjual] datang dari dewan klub,” tandasnya.

Selama di Atletico Madrid, Luis Suarez membuktikan bahwa ia masih gacor dengan mencetak 21 gol dari 32 pertandingan di La Liga. Sementara itu Barcelona cuma finis di posisi ketiga klasemen liga Spanyol.