Vaksin Corona Moderna Disahkan Oleh Regulator Obat-Obatan Inggris

Moderna menjadi vaksin Covid-19 ketiga yang diizinkan untuk digunakan di Inggris, kata Departemen Kesehatan negara itu dalam siaran persnya, Jumat. Regulator obat-obatan Inggris, Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan (MHRA), mengesahkan vaksin “setelah berbulan-bulan uji klinis ketat yang melibatkan puluhan ribu orang dan analisis ekstensif tentang keamanan, kualitas, dan efektivitas vaksin,” Departemen Kesehatan menulis. “Ini adalah berita bagus lebih lanjut dan senjata lain di gudang senjata kami untuk menjinakkan penyakit mengerikan ini,” kata Menteri Kesehatan Matt Hancock dalam sebuah pernyataan.

Pemerintah Inggris telah setuju untuk membeli tambahan 10 juta dosis vaksin Moderna di atas pesanan sebelumnya yang berjumlah 7 juta, sehingga total menjadi 17 juta, kata rilis tersebut. Pasokan akan mulai dikirim ke Inggris mulai musim semi ini setelah Moderna meningkatkan kemampuan produksinya, tambahnya. “Kami telah memvaksinasi hampir 1,5 juta orang di seluruh Inggris dan vaksin Moderna akan memungkinkan kami untuk mempercepat program vaksinasi kami lebih jauh lagi setelah dosis tersedia mulai musim semi,” kata Hancock. Data yang dirilis pada November menemukan vaksin Moderna 94,5% efektif melawan virus corona. Perusahaan mengatakan vaksinnya tidak memiliki efek samping yang serius. Sebagian kecil yang menerimanya mengalami gejala seperti badan pegal dan sakit kepala.

Hasilnya mirip dengan vaksin Covid-19 Pfizer / BioNTech karena menggunakan teknik yang sama untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh. Vaksin mengirimkan messenger RNA, atau mRNA, yang merupakan resep genetik untuk membuat lonjakan yang berada di atas virus corona. Setelah disuntikkan, sistem kekebalan tubuh membuat antibodi terhadap paku. Jika orang yang divaksinasi belakangan terkena virus corona, antibodi tersebut harus siap menyerang virus. Vaksin Moderna dapat disimpan pada suhu minus 20 derajat Celcius. Vaksin lain, seperti vaksin cacar air, juga perlu disimpan pada suhu tersebut. Pada hari Rabu, Komisi Eropa juga mengesahkan penggunaan vaksin virus corona Moderna di 27 negara anggota Uni Eropa, beberapa jam setelah European Medicines Agency merekomendasikannya.

Sumber : cnn.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *