Demi Pogba PSG Cari Dana Rp992M Bayar MU

What will it take for Man United to unlock the international Paul Pogba?

PSG, Klub kaya raya asal Prancis, dikabarkan berusaha mencari dana Rp992 miliar yang nantinya akan digunakan untuk membawa Paul pogba dari Manchester United. PSG berusaha untuk memperkuat timnya pada musim panas ini. Mereka pun sudah belanja gila-gilaan. PSG sukses mendatangkan sejumlah pemain bintang. Di antaranya ada Gianluigi Donnarumma, Georginio Wijnaldum, dan Sergio Ramos.

Mereka diangkut secara gratis. Ada juga Achraf Hakimi yang ditebus dengan mahal dari Inter Milan. Tapi pelatih PSG Mauricio Pochettino dikabarkan tidak puas dengan apa yang ada sekarang. Ia masih ingin terus memperkuat timnya pada bursa transfer kali ini. Salah satu pemain yang disebut diincar oleh Pochettino adalah gelandang Manchester United, Paul Pogba. Kabar itu dilansir oleh Daily Mirror.

Laporan itu menyebut PSG sekarang sedang mencari dana sekitar 50 juta pounds atau sekitar Rp992 miliar. Dana itu akan dipakai untuk merayu MU agar bersedia melepas Pogba. Laporan itu juga menyebut PSG sudah mengadakan pembicaraan dengan kubu Pogba. Keduanya juga disebut hampir mencapai kata sepakat.

Laporan itu juga mengatakan PSG sudah menyiapkan rencana cadangan apabila gagal membawa Paul Pogba. Les Parisiens dikabarkan akan berusaha mengangkut Eduardo Camavinga dari Rennes. Tapi walau begitu, mungkin ada kendala dalam perekrutan Camavinga. Karena ia juga diminati klub lain, termasuk Manchester United. Sementara itu sekarang ini ada kesempatan besar bagi PSG untuk bisa mendatangkan Paul Pogba.

Karena kontraknya di Manchester United tersisa satu tahun saja. MU disebut sudah berusaha menawarkan kontrak baru tapi belum bisa meyakinkannya membubuhkan tanda tangannya.

PSG Berkeras Mau Gaet Pogba, MU Sekarang Pasang Harga

Manchester United linked with €25 million Paul Pogba replacement

Manchester United diyakini mulai melunak dalam usaha memperathankan Paul Pogba. PSG terus mendesak, MU akhirnya putuskan pasang harga. Gosip kepindahan Pogba ke PSG sudah mencuat sejak beberapa pekan lalu. Ini bukan pertama kalinya Pogba dikabarkan akan pergi, tapi sekarang situasinya semakin dekat. Sebelumnya Pogba selalu dihubungkan dengan Real Madrid atau Juventus. Tapi, sekarang ada PSG yang jadi kandidat terdepan untuk mendapatkan jasa Pogba.

Dikutip dari Canal Supporters via Express, saat ini PSG ada di posisi terdepan dalam pemburuan Pogba. Bahkan kabarnya PSG sedikit lagi mencapai kesepakatan pribadi dengan Pogba. Diklaim kalau PSG sudah bisa meyakinkan Pogba terkait ambisi besar mereka untuk jadi juara Eropa. Terlebih PSG terbukti bisa membentuk tim tangguh dengan sejumlah rekrutan top sejauh ini.

Pogba perlahan-lahan tertarik dan sekarang disebut siap pergi ke Paris. Dia akan bermain di lokasi yang lebih dia kenal dan tentu saja nama Pogba lebih dihargai di Prancis.

Dan menurut laporan yang sama, MU disebut sempat menolak keras penjualan Pogba. Ole Gunnar Solskjaer memandang Pogba sebagai salah satu bagian penting dari rencana pembangunan klub. Tapi, MU perlahan-lahan mengubah sikap. Kabarnya Glazer bisa saja melepas Pogba, asal harganya sesuai dengan kemauan mereka. Kontrak Pogba tersisa satu tahun lagi, tapi MU percaya diri bisa menjualnya dengan harga tinggi. Kabarnya, MU hanya mau melepas Pogba untuk tawaran sebesar 65-75 juta euro.

Nah sekarang tinggal bagaimana respons PSG. Mereka sudah merekrut banyak pemain mahal musim panas ini, pembelian Pogba mungkin bisa melanggar FFP.

Karena Corona, Achraf Hakimi Harus Absen Untuk Tampil Debut Dengan PSG

Achraf Hakimi dikontrak oleh Paris Saint-Germain setelah Inter Milan melepasnya dengan biaya sekitar €60 juta, plus €10 juta sebagai tambahan. Hakimi sudah bergabung bersama PSG sejak awal bulan ini, dan sudah menjalani pertandingan debutnya pada pertandingan persahabatan melawan Le Mans FC dan berhasil menang dengan skor 4-0, Rabu (14/7) WIB, – dengan pemain internasional Maroko itu mencetak satu assist.

Tapi di pertandingan persahabatan melawan Chambly yang berakhir imbang 2-2, Sabtu (17/7) WIB, nama Hakimi tidak ada dalam daftar susunan pemain Les Parisiens. Berdasarkan laporan RMC Sport, Hakimi sudah dinyatakan positif terkena virus Corona, yang membuatnya harus melakukan isolasi selama sepuluh hari kedepan. Dia menjalani tes pada hari Sabtu (waktu setempat), dan hasilnya membuat Hakimi mau tidak mau harus absen sampai sang bek dinyatakan sembuh.

Apa yang akan dilewatkan Hakimi?

Mantan bintang muda Real Madrid itu akan melewatkan beberapa pertandingan yang telah dijadwalkan oleh PSG.

Pertama, dia tidak akan masuk ke dalam skuad saat bersua dengan Augsburg di Stade de la Source, Kamis (22/7). Tiga hari berselang, Hakimi masih harus absen pada pertandingan melawan Genoa. Kalau memang kondisinya memungkinkan untuk bergabung kembali bersama tim untuk sesi latihan akhir bulan ini, maka dia akan dipersiapkan untuk pertandingan Piala Super Prancis melawan Lille, awal Agustus.

Lalu Les Parisiens akan menjalani pertandingan pertama di Ligue 1 dengan melawan tim promosi Troyes, Minggu (8/8) WIB. Sedangkan pertandingan pertama raksasa Prancis itu di kandang akan berjumpa dengan Strasbourg – selang satu pekan setelah melawan Troyes -, dengan para penggemar pasti berharap dapat melihat Hakimi dan Sergio Ramos tampil di Parc des Princes.

Ingin Selevel Dengan Cristiano Ronaldo, Mbappe Harus Tingkatkan Kemampuan Ini

Kylian Mbappe, tidak perlu diragukan lagi mengenai kemampuan bintang Paris Saint-Germain (PSG) ini. Selama berkostum PSG, Mbappe telah mencatatkan 132 gol dan 61 assist.

Namun, pemain berusia 22 tahun itu masih belum mampu mempersembahkan trofi Liga Champions untuk PSG. Adapun Mbappe dirumorkan akan segera meninggalkan Les Parisiens pada bursa transfer musim panas 2021.

Mbappe masih enggan memperpanjang kontraknya yang akan kedaluwarsa pada 30 Juni 2022. Real Madrid pun menjadi tim yang paling sering dikatikan dengan kepindahan striker asal Prancis itu.

Pasalnya, Real Madrid masih belum menemukan sosok striker pengganti Cristiano Ronaldo yang pindah ke Juventus pada 2018. Kemampuan yang dimiliki oleh Mbappe digadang-gadang bisa seperti Cristiano Ronaldo.

Eks striker AC Milan, Filippo Inzaghi, pun menyoroti kemampuan Mbappe. Menurut Inzaghi, catatan gol Mbappe saat ini tidak menarik seperti yang dimiliki oleh Ronaldo.

“Ronaldo memiliki karier yang hebat di Real Madrid,” kata Inzaghi seperti dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

“Sekarang ada Mbappe di Paris. Untuk saat ini, torehan gol Mbappe tidak menarik seperti Ronaldo.”

“Kemampuan dribbling Mbappe di ruang sempit dan kecepatan yang dimiliki menakjubkan. Sepertinya dia memiliki roda gigi di kakinya.”

“Terlebih lagi, kelihatannya mudah bagi Mbappe untuk membuat perbedaan di lapangan,” tutur Inzaghi melanjutkan.

Inzaghi juga menjelaskan kemampuan yang harus ditingkatkan oleh Mbappe jika ingin selevel dengan Cristiano Ronaldo.

“Saat ini, sundulan dan kemampuan Cristiano Ronaldo untuk terlepas dari penjagaan bek tidak dapat dijangkau,” ucap Inzaghi.

“Cristiano juga sangat akurat menembak bola dengan kaki kanan dan kaki kirinya.”

“Ini adalah sesuatu yang masih perlu ditingkatkan oleh Mbappe,” ujar Inzaghi menambahkan.

Donnarumma Bersiap Tes Medis Untuk PSG Setelah Raih Kemenangan

Hari-hari sibuk sedang dihadapi Gianluigi Donnarumma. Setelah membantu Timnas Italia meraih kemenangan pada laga perdana Euro 2020, ia dijadwalkan akan menjalani tes medis untuk merampungkan kepindahannya ke PSG.

Donnarumma mengawal garis gawang sejak menit awal ketika Timnas Italia bertemu Timnas Turki dalam laga perdana Euro 2020 di Stadio Olimpico, Sabtu (12/6/2021). Ia bisa mengawal gawangnya dengan baik dan mencatatkan clean-sheet.

Italia mampu keluar sebagai pemenang dengan skor telak 3-0 berkat hal itu juga. Ketiga golnya tercipta pada babak kedua lewat aksi bunuh diri Merih Demiral dan dua lainnya dikantongi oleh Ciro Immobile dan Lorenzo Insigne.

Tiga poin yang sangat berharga. Kans Italia melaju ke babak 16 besar pun kian besar. Mereka sedang menduduki peringkat pertama dalam klasemen Grup A dan bisa lolos kalau mampu mengalahkan Swiss pada matchday berikutnya.

Donnarumma harus menyelesaikan proses kepindahannya ke PSG setelah pertandingan itu. SportItalia dan Sky Sport Italia melaporkan kalau agen sang pemain, Mino Raiola, telah mencapai kesepakatan dengan klub raksasa asal Prancis itu.

Donnarumma akan secepatnya menjalani tes medis. Menurut pemberitaan, tes medis bakalan dilangsungkan pada Sabtu atau hari Minggu waktu setempat. Donnarumma pun tak perlu meninggalkan kamp latihan Italia untuk melakukannya.

Sebelum ini, Donnarumma sempat dikaitkan dengan dua klub papan atas Eropa lainnya seperti Juventus dan Barcelona. Tapi sayangnya, mereka memilih mundur karena belum berminat menggeser kiper utamanya ke bangku cadangan.

Seperti yang diketahui, PSG tidak perlu merogoh kocek hanya untuk membawa Donnarumma ke Parc des Princes di musim panas ini. Mereka mendapatkannya secara gratis karena kontrak Donnarumma bersama AC Milan berakhir pada akhir bulan Juni.

Sebenarnya perwakilan Donnarumma dan AC Milan sudah bertatap muka untuk mendiskusikan kontrak baru. Namun, kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan perihal gaji yang bakalan didapatkan oleh sang pemain.

Donnarumma dikabarkan menuntut gaji sebesar 10 juta euro per musim, sementara Milan hanya mau membayarnya seharga delapan juta euro saja. Karena sama-sama ngotot, kesepakatan pun tak bisa diwujudkan.

Pada akhirnya, pria berumur 22 tahun tersebut harus minggat dari San Siro. Meninggalkan klub yang membesarkan nama dan memberinya kesempatan tampil di level profesional ketika masih berusia 16 tahun.

Bukan Timnas Prancis, Zidane Akan Latih Tim Ini

Masa depan Zinedine Zidane kembali menimbulkan rumor baru yang terus berkembang. Rumor terbaru tersebut mengatakan Zidane tidak mengarah ke Timnas Prancis.

Seperti yang sudah diketahui, Zidane saat ini berstatus tanpa klub. Manajer asal Prancis itu telah mundur dari jabatannya sebagai manajer Real Madrid.

Zidane sendiri digosipkan sudah punya target ke mana ia ingin berlabuh di musim depan. Ia kabarnya mengincar kursi pelatih Timnas Prancis.

Dilansir Le10Sports, Zidane berpotensi tidak melatih Timnas Prancis. Karena ia dilaporkan masuk dalam radar PSG.

Menurut laporan tersebut, PSG saat ini tengah mencari pelatih baru. Pelatih mereka, Mauricio Pochettino dilaporkan ingin hengkang di musim panas ini. Ia dikabarkan ingin kembali ke Inggris untuk menangani Spurs.

Itulah mengapa PSG butuh manajer berpengalaman dan Zidane dinilai bakal jadi opsi yang dipertimbangkan oleh PSG.

Laporan itu mengklaim bahwa pihak PSG sudah menghubungi Zidane. Mereka sudah mengutarakan keinginan mereka untuk mempekerjakan sang manajer. Mereka juga sudah memberikan tawaran proposal mereka untuk sang manajer.

Zidane sendiri belum memberikan jawaban untuk tawaran PSG itu namun ia dikabarkan mempertimbangkan tawaran itu. Zidane juga dirumorkan berpotensi pindah ke Inggris.

Tottenham juga dilaporkan tertarik mempekerjakannya di musim panas nanti.

Lllle Juara Ligue 1, Bagaimana Nasib Uang Segepok PSG?

Ligue 1 akhirnya memiliki juara baru. Lille menundukkan Angers dengan skor 2-1 dan sekaligus mengunci gelar juara, senin (24/5/2021) dini hari WIB.

Keberhasilan Lille ini sendiri menjadi sebuah warna tersendiri dan membuktikan bahwa musim 2020/21 benar-benar penuh kejutan.

Lille memimpin dengan 83 poin, unggul tipis dari PSG yang mengekor dengan 82 poin. Jika ditinjau secara angka, kekuatan Lille musim ini berpusat pada lini belakang mereka yang hanya mendapatkan 23 kebobolan.

Catatan ini jadi yang terbaik di antara lima liga top Eropa musim 2020/21. Ini bukti bahwa pertahanan adalah kunci jadi juara.

Lille juara, patahkan dominasi

Warna berbeda diberikan Lille atas keberhasilan mereka pada persaingan di Liga Prancis. Selama bertahun-tahun PSG mendominasi, kini Prancis menemukan juara baru.

Dalam 9 tahun terakhir, 7 gelar diraih PSG, termasuk tiga tahun terakhir secara beruntun. Kini generasi emas Lille berhasil jadi juara untuk menghentikan dominasi itu.

Lille terakhir juara pada musim 2010/11 silam, saat itu mereka masih punya Eden Hazard. Kini, Lille kembali juara dengan generasi baru.

Musim ini bisa dibilang sebagai musim yang sangat mengecewakan bagi PSG. Standar mereka merosot dari finalis Liga Champions dan juara bertahan musim lalu.

Saat ini PSG hanya mampu menjadi runner-up Ligue 1 dan hanya melangkah sampai semifinal Liga Champions. Dua kegagalan ini jadi pukulan telak.

Namun begitu, PSG masih beruntung bisa menjuarai Coupe de France dan Tropee des Champions. Dua trofi ini jadi torehan perdana Mauricio Pochettino sebagai pelatih.

Bagaimanapun, musim ini membuktikan bahwa uang tidak selalu mengantar PSG jadi juara. Punya Neymar dan Mbappe saja tidak cukup.

Inilah Dulu Kisah PSG Kalahkan Real Madrid Dalam Perburuan Kylian Mbappe

Luis Ferrer telah menghabiskan lebih dari 10 tahun sebagai bagian dari tim perekrutan Paris Saint-Germain, bekerja tanpa lelah bersama nama-nama beken seperti Antero Henrique dan Leonardo untuk mendatangkan talenta-talenta terbaik dan mengubah klub menjadi salah satu kekuatan besar di Eropa.

Kemudian ia meninggalkan klub untuk menekuni bisnis pribadinya, LF360, sesaat sebelum memainkan perannya dalam perekrutan Kylian Mbappe. Transfer yang terlihat mustahil setelah PSG mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan Neymar dari Barcelona dengan rekor dunia.

Ferrer dan PSG sukses mewujudkannya, Ferrer menjadi teman baik dengan keluarga Mbappe dalam proses perekrutannya. Sang pakar perekrutan mengungkapkan bagaimana ia dan timnya berhasil meyakinkan Mbappe untuk menolak Real Madrid demi PSG.

Bagaimana PSG memenangkan perburuan transfer Mbappe
“Perekrutan nomor satu adalah Kylian Mbappe, karena itu bukan hanya tentang uang,” kata Ferrer. “Benar-benar berbeda, butuh waktu berbulan-bulan. Ia baru saja menjalani musim yang luar biasa bersama [AS] Monaco dan semua orang tahu ia adalah permata, namun kami tahu ia juga menjadi prioritas Madrid.”

“Madrid ada di sana dan tidak ada cara untuk menghentikan mereka [melakukan transfer]. Yang harus mereka lakukan hanyalah menekan tombol [transfer secara mulus]. Kami, di sisi lain, baru saja menuntaskan transfer terbesar di dunia, Neymar dan tidak bisa membeli Mbappe karena Financial Fair Play.”

“Kami harus memikirkan ide-ide cemerlang untuk bisa mewujudkannya. Semua orang berkolaborasi untuk mewujudkannya. Saya juga harus menegaskan bahwa itu [transfernya] tidak ditangani oleh agen. Jadi ada perwakilan, tidak mungkin tidak.”

“Tahun pertama tidak ada kesepakatan transfer, melainkan pinjaman, meski ada klausul bahwa pembelian adalah kewajiban – kecuali jika ada penurunan performa.”

Luis Ferrer Kylian Mbappé PSG

“Ya, itulah mengapa kami tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” jawab Ferrer ketika ditanya apakah memang benar impian Mbappe adalah bermain untuk Real Madrid.

“Ide saya adalah memberi tahu Mbappe untuk bergabung dengan PSG terlebih dahulu, bahwa akan ada Piala Dunia yang datang, dan [PSG] menawarkannya jaminan bermain sebagai starter yang mungkin tidak bisa dijanjikan Madrid kepadanya, meski saya bukan berarti berbicara atas nama mereka.”

“Tapi kami membuat janji itu karena kami percaya pada bakatnya. Itu sesuatu yang sangat langka, saya hanya pernah berjanji sekali kepada pesepakbola bahwa mereka pasti akan bermain. Biasanya pelatih yang melakukan itu, namun karena [bekas pelatih PSG] Unai [Emery] terlibat dalam pembicaraan transfer…”

“Ada banyak detail, kita bisa menghabiskan banyak waktu untuk membicarakannya, namun yang saya katakan ini belum banyak dibicarakan di mana pun.”

Kylian Mbappe PSG 2020-21

Apa yang akan terjadi pada musim panas?
Neymar telah mengindikasikan bahwa ia akan menandatangani perpanjangan kontrak dengan PSG, tetapi masa depan Mbappe menemui titik terang.

Seperti yang dilaporkan Goal, sang pemenang Piala Dunia sudah berburu rumah di Madrid kendati belum mengambil keputusan mengenai masa depannya.

“Saat ini, keluarga Mbappe akan bernegosiasi dengan klub,” imbuh Ferrer. “[Saya] tidak lagi berada di PSG, saya tidak bisa menjamin apa pun karena saya tidak memiliki semua informasi. Apa pun bisa terjadi antara sekarang dan Juni.”

“Memang benar bahwa klub-klub terkuat di Eropa menyukainya dan hasil di lapangan juga memengaruhi itu, itulah mengapa ia menunda [perpanjangan kontrak]. Kedua belah pihak sedang merenung.”

Apa yang harus dilakukan PSG selanjutnya?
Jika Mbappe tidak memperpanjang kontraknya, maka PSG harus melakukan keputusan besar: apakah mereka akan mempertahankannya dan menikmati satu tahun terakhir lalu kehilangannya dengan status bebas transfer? Atau mereka akan menjualnya demi keuntungan sekarang?

“Itu pertanyaan yang sangat bagus – dan yang berbahaya!” lanjut Ferrer. “Benar bahwa PSG berada dalam situasi ini, namun jika saya mengatakan apa yang akan saya lakukan, itu akan berbahaya bagi saya!”

Kylian Mbappe Lagi Cari Rumah Di Spanyol, Kode Berlabuh Ke Madrid?

Kylian Mbappe: Future Ballon d'Or Winner - The Story So Far

Kylian Mbappe, striker PSG, merupakan buruan teratas Real Madrid pada bursa transfer musim panas kali ini. Kabarnya, Mbappe sudah mulai mencari rumah baru di ibu kota Spanyol, Madrid.

Mbappe telah menjadi salah satu pemain terlaris di sepak bola Eropa saat ini. Tidak ada klub yang menolak mendapatkan jasa Mbappe, bahkan semua klub top berlomba-lomba merekrutnya. Ini dikarenakan Mbappe dianggap sebagai bakat terbaik sepak bola untuk masa depan. Dia diyakini bisa melanjutkan warisan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Karena itu, Mbappe diniilai harus bergabung dengan klub yang lebih besar untuk membantunya mewujudkan ambisi.

Dalam beberapa tahun terakhir Madrid telah mengincar Mbappe, tapi transfer ini sulit karena harga yang dipasang PSG begitu tinggi. Namun, sekarang situasinya lebih menguntungkan. Mbappe mulai mendekati akhir masa kontraknya. Begitu Juni 2021 nanti, dia akan memasuki satu tahun terakhir masa kontrak, yang membuatnya bisa didapatkan dengan harga relatif lebih murah.

Kini, menurut laporan Goal, Mbappe telah mengirim perwakilannya untuk mencari rumah baru di Madrid. Ini bisa jadi merupakan langkah awal Mbappe hengkang ke Madrid.

Menunggu waktu
Namun, Madrid masih belum benar-benar bisa mendapatkan Mbappe. Kabarnya striker Prancis ini tidak buru-buru memutuskan masa depannya. Mbappe ingin menuntaskan musim ni terlebih dahulu. PSG masih berjuang di Ligue 1 dan mereka berhasil melangkah ke semifinal Liga Champions.

Bagaimanapun, Mbappe sudah punya segalanya untuk bergabung dengan Madrid. Dia mahir berbahasa Spanyol dan sudah lama mengagumi Los Blancos

Nasib Mbappe juga tergantung pada bagaimana kerberhasilan PSG di Ligue 1 dan Liga Champions musim ini.

Neymar Umumkan Bertahan di PSG Usai Lolos Ke Semifinal UCL

Neymar Umumkan Bertahan di PSG Usai Lolos Ke Semifinal UCL | Berita Bola  2021 SatuPedia.Com

Neymar, Pemain PSG, memberikan pernyataan penting usai lolos ke semifinal Liga Champions 2020/2021. Neymar memastikan kalau dia merasa nyaman dan akan segera meneken kontrak baru di PSG. PSG lolos ke semifinal Liga Champions setelah menyisihkan Bayern Munchen pada babak perempat final.
Tim racikan Mauricio Pochettino itu unggul gol tandang pada agregat 3-3 atas sang juara bertahan.

Pada leg kedua, yang diadakan di Parc de Princes, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB, PSG kalah dengan skor 1-0. Gol tunggal pada duel ini dicetak Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40. Walau kalah, PSG tetap lolos ke semifinal. PSG menang dengan skor 3-2 pada leg pertama di kandang Bayern.
Jadi, PSG punya gol tandang yang lebih baik.

Selain memastikan lolos ke babak semifinal, PSG juga memberi kabar baik lain bagi fans mereka. Sang pemain kunci, Neymar, memastikan tidak akan meninggalkan PSG dan segera meneken kontrak baru.

“Perpanjangan dengan PSG tidak lagi menjadi masalah. Jelas saya merasa sangat nyaman dan betah di sini, di PSG. Saya merasa lebih bahagia daripada sebelumnya,” kata pemain 28 tahun.

Masa depan Neymar sempat menjadi isu panas pada awal musim 2020/2021 ini. Neymar disebut sangat ingin kembali bermain di Barcelona. Neymar merindukan suasana di mana dia bisa bermain bersama Lionel Messi. Berbeda dengan Neymar, Kylian Mbappe belum memberi pernyataan tentang masa depannya.
Beberapa waktu lalu, Mbappe memilih untuk menolak negosiasi kontrak baru karena tengah menimbang masa depannya di klub.

“Neymar dan Kylian Mbappe tidak punya alasan untuk pergi. Kami benar-benar memiliki segalanya untuk memenangkan semua turnamen,” kata presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

“Kami memiliki tim yang hebat hari ini. Kami menghormati yang lain, tapi kami berada di sana bersama mereka. Kami sedang bekerja. Tetap tenang karena Liga Champions belum selesai. Kami perlu bekerja lebih keras setiap hari,” jelas Al-Khelaifi.