Kylian Mbappe : Lionel Messi Salah Satu Yang Terbaik, Walaupun Bukan Yang Terbaik

kylian mbappe

Pada bursa transfer kemarin Lionel Messi membuat heboh karena meninggalkan Barcelona dan pindah ke PSG. Kini bersama PSG dirinya menjadi rekan satu tim dari Neymar dan Kylian Mbappe. Menariknya meski sudah bermain bersama, Mbappe masih tak mengakui Lionel Messi sebagai pemain terbaik.

 

Keputusan Messi meninggalkan Barca mengejutkan mengingat dirinya sudah membela Barcelona sejak masih di akademi La Masia. Barcelona tak mampu memberikan kontrak baru kepada Messi karena terbentur dengan kondisi keuangan klub yang amburadul.

Kini usai ditinggalkan Messi, Barcelona juga sedang berada dalam performa buruk. Sedangkan Messi telah dimulai di PSG pada musim ini.

Kepindahan Messi ke PSG jelas membuat para pendukung sangat bahagia dan antusias.Jersey PSG bertuliskan nama Messi dan nomor punggung 30 laku keras di pasaran.

Messi sejauh ini telah bermain sebanyak lima kali untuk PSG di berbagai kompetisi dan baru berhasil mencetak satu gol untuk Les Parisiens.

Gol tersebut tercipta saat PSG melawan Manchester City dalam matchday kedua babak penyisihan Grup A Liga Champions 2021-2022 di Stadion Parc des Princes, Selasa (28/9/2021).

Kylian Mbappe yang bermain bersama Messi di lini depan PSG mengaku sangat menikmati bermain bersama La Pulga dirinya mengaku sangat mudah bermain bersama dengan Messi.

“Sangat mudah bermain dengan Messi, sungguh,” kata Mbappe kepada RMC Sport seperti dikutip BolaSport.com.

“Dia sangat memahami sepak bola, selalu tahu apa yang harus dilakukan.”

“Jika dia harus menggiring bola melewati semua orang dan mencetak gol, dia akan melakukannya. Jika dia harus bermain dengan satu sentuhan, dia akan melakukannya,” lanjut Mbappe

Namun meskipun begitu, Mbappe nampaknya masih belum mengakui Messi sebagai pemain terbaik, dirinya Messi hanya merupakan salah satu dari sekian pemain terbaik yang pernah ada.

“Dia salah satu yang terbaik, walaupun bukan yang terbaik,” ujar Mbappe.

Pelatih PSG Cuek Dengan Rumor Keretakan Neymar Dan Mbappe

Baru-baru ini Mbappe dan Neymar tampil sebagai starter PSG dalam laga menghadapi Montpellier di Parc des Princes, Minggu (26/9/2021) dalam lanjutan Liga Prancis. Tim tuan rumah membuka skor di menit ke-14 melalui Idrissa Gueye.

 

Setelah itu, PSG baru bisa menambah keunggulan di masa injury time babak kedua atau dua menit setelah Mbappe ditarik keluar. Adalah Julian Draxler yang bikin gol setelah menerima umpan Neymar.

Pemandangan menarik terjadi ketika Draxler bikin gol, Mbappe malah tertangkap kamera sedang ngomel-ngomel saat bicara dengan Idrissa Gueye di dekatnya. Ternyata Mbappe kesal karena tidak pernah diberikan umpan oleh Neymar selama di lapangan. Akhirnya isu soal keretakan hubungan Neymar dan Mbappe pun makin kencang berhembus.

Pelatih Paris Saint-Germain Mauricio Pochettino tak mau ambil pusing soal perseteruan Kylian Mbappe dan Neymar. Menurutnya hal itu biasa terjadi.

Apalagi kedatangan Lionel Messi yang memang dekat dengan Neymar sedari di Barcelona, seperti membenarkan isu tersebut. Keinginan Mbappe untuk pergi dari PSG sedikit banyak dipengaruhi ketidakharmonisannya dengan Neymar.

Pochettino pun tak mau memusingkan isu perpecahan tersebut, apalagi PSG akan menghadapi Manchester City di matchday kedua Liga Champions tengah pekan ini. Bagi Pochettino, konflik antara pemain bintang wajar muncul di klub besar.

“Mereka adalah pemain yang fantastis. Hal-hal seperti ini biasa terjadi,” ujar Pochettino seperti dikutip BBC Sport.

“Hal seperti ini selalu terjadi di antara para pemain top. Mereka berdua itu ambisius dan ingin selalu menang serta bisa membantu tim meraih prestasi,” sambungnya.

“Saya sudah bicara langsung kepada mereka berdua. Mereka pun sudah bicara satu sama lain dan ada foto mereka berdua saling bercanda di sesi latihan kok.”

“Selalu saja jika ada insiden kecil pasti dibesar-besarkan, tapi untungnya itu cuma omong kosong saja,” tutup Mauricio Pochettino.

Melepas Messi Adalah Blunder Terbesar Barcelona

Messi

Pada bursa transfer musim ini dibuat heboh dengan perpisahan Lionel Messi dengan Barcelona.Pemain terbaik dunia enam kali tersebut akhirnya meninggalkan Barcelona setelah lebih dari 20 tahun. Di tengah krisis finansial Barca, Messi urung meneken kontrak baru meski sudah menjalin kesepakatan bahkan bersedia gajinya dipotong separuh.

Hal tersebut juga menjadi sorotan dari Karl-Heinz Rummenigge,eks bos Bayern Munich menyoroti. Baginya dengan perginya Messi sama saja menjadi gol bunuh diri untuk Barca dan LaLiga.

Pada musim ini Barcelona tidak bisa berbuat banyak karena kondisi keuangan mereka yang begitu parah membuat mereka tidak dapat memenuhi aturan salary cap LaLiga sehingga konsekuensinya, Messi pun batal bertahan.

Denagn kepergian Messi disertai juga dengan turunnya tagihan gaji pemain, tetapi gengsi Barcelona dan LaLiga pun ikut anjlok. Apalagi, kompetisi sepakbola Spanyol itu sudah lebih dulu ditinggal pemain besar lainnya Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus pada 2018.

“Dalam jangka waktu tiga tahun, LaLiga kehilangan dua megabintangnya. Cristiano pergi ke Juventus, dan sekarang, Messi ke PSG. Keduanya meninggalkan sebuah gap, dalam kaitannya dengan pemasaran yang tidak dapat ditutup,” kata Rummenigge dikutip Mirror.

“Semua orang bebas mengatakan apa yang ingin mereka katakan, tapi saya menganggapnya bahwa hal itu seperti sebuah gol bunuh diri karena mereka (Barca) telah dipaksa melepas Messi karena konsekuensi financial fair play.”

“Saat Anda menumpuk banyak sekali pengeluaran maka wajar jika laporan keuangannya tidak sesuai dengan anggaran, terutama setelah pandemi virus corona berdampak kepada semua orang. Jalan yang sedang mereka hadapi sekarang berat, tapi juga tepat dan penting.”

“Mengurangi pengeluaran tampak sangat penting dengan utang melebihi 1,3 miliar euro. Tidak ada alternatif lain. Dan teman baik saya Joan Laporta juga mengetahui hal itu,” simpul Rummenigge.

Lionel Messi Datang, Kylian Mbappe Harus Siap Jumlah Golnya Di PSG Menurun

Pada bursa transfer musim ini, PSG membuat hebh dengan mendatangkan Lionel Messi secara gratis karena Barcelona tidak bisa memperpanjang kontraknya.Di PSG ada Kylian Mbappe, yang merupakan salah satu striker terbaik di dunia saat ini.

 

Pauleta,eks striker Paris Saint-Germain menilai dengan kehadiran Messi, Mbappe harus siap jika torehan golnya lebih sedikit.

Semenjak didatangkan dari AS Monaco pada 1 Juli 2018, Mbappe langsung menjadi mesin gol untuk PSG.Bersama PSG, Mbappe telah membukukan 135 gol dan 63 assist dalam 175 pertandingan lintas kompetisi.

Di Liga Prancis musim 2021/22 ini, Mbappe telah mencetak tiga gol dan dua assist dalam empat pertandingan awal.

Namun kehadiran Lionel Messi , Mbape akan mempunyai pesaing dalam mencetak gol.

“Dia (Mbappe) harus berdaptasi, tetapi dia akan banyak tumbuh bersama Messi di PSG,” kata Pauleta di laman resmi Ligue 1.

“Jika Mbappe memiliki kecerdasan untuk bergerak dengan baik memanfaatkan ruang yang diciptakan oleh Messi dan Neymar, dia akan menemukan dirinya dalam situasi yang baik berkat kualitas umpan mereka .”

“Oleh karena hal itu, Mbappe akan mampu mencetak banyak gol,” ucap Pauleta.

Pauleta juga mewanti-wanti Mbappe untuk legawa jika torehan golnya lebih sedikit ketimbang Messi dan Neymar.

“Faktanya, Mbappe bisa bermain baik di samping atau di tengah, dia akan menjadi aset tim,” ujar Pauleta.

“Dengan kemampuan yang dimiliki oleh ketiga pemain tersebut, akan ada resiko bahwa salah satu dari ketiganya akan mencetak gol lebih sedikit.”

“Jika itu yang terjadi pada Kylian, dia harus menerimanya,” tutur Pauleta.

Pochettino Beri Kode Messi Debut Akhir Pekan Ini

Liga Prancis: Lionel Messi Berpeluang Lakoni Debut Saat Paris Saint-Germain  Bentrok Brest

Pendukung PSG sangat menantikan momen di mana Lionel Messi menjalani pertandingan debutnya. Tapi harapan itu belum bisa terwujud karena pria asal Argentina itu harus melewatkan masa pra-musim. Messi bergabung dengan Les Parisien dengan status bebas transfer pada awal bulan Agustus. Seperti yang diketahui, Barcelona tidak mampu mengikatnya dengan kontrak baru karena terhalang regulasi salary cap La Liga.

Berhubung kontraknya berakhir di bulan Juli 2021 lalu, Messi pun tidak bisa mengikuti sesi pra-musim bersama Barcelona. Artinya pria berusia 34 tahun itu belum menjalani sesi latihan reguler sejak masa liburnya berakhir. Memaksa Messi bermain secepat mungkin bisa berakibat buruk, seperti performa yang tidak maksimal atau amit-amit mengalami cedera parah. Oleh karena itu, PSG jadi tidak ingin terburu-buru untuk memainkannya.

Messi tidak ikut serta dalam skuat PSG yang bertandang ke markas Brest untuk menjalani partai lanjutan Ligue 1 akhir pekan lalu. Untungnya, Les Parisien mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 4-2. PSG memang tidak membawa semua pemain barunya untuk tampil pertandingan itu. Cuma Lionel Messi dan Sergio Ramos saja yang tidak terlibat, sementara rekrutan lain seperti Achraf Hakimi, Georginio Wijnaldum dan Gianluigi Donnaruma ikut serta.

Mauricio Pochettino selaku pelatih memberikan kabar baik seputar Messi saat berbincang dengan ESPN baru-baru ini. Ia mengatakan kalau sang bintang berpeluang menjalani debut untuk pertandingan melawan Reims akhir pekan ini.

“Pekan ini berjalan sangat baik buat Leo, jadi kami berharap, kalau semuanya berjalan dengan baik, dia bisa masuk dan mulai menjadi bagian dari tim,” kata Pochettino.

Messi harus tampil di pertandingan melawan Reims yang diadakan pada hari Senin (30/8/2021) mendatang. SebaKarena, setelah pertandingan itu, PSG akan ‘berlibur’ selama beberapa hari dikarenakan adanya momen jeda internasional. Peraih enam trofi Ballon d’Or itu dipastikan akan memperkuat Timnas Argentina selama jeda internasional berjalan. Argentina akan menjalani tiga pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL melawan Venezuela, Brasil, dan Bolivia.

Setelahnya, Messi akan kembali bergabung dengan skuat PSG untuk menjalani persiapan menghadapi pertandingan berikutnya di Ligue 1. Menurut jadwal, mereka akan bertemu Clermont Foot di Parc des Princes usai jeda internasional rampung.

Michael Jordan Raup Untung 101Miliar Karena Messi Gabung PSG

Michael Jordan fills himself with the signing of Messi by PSG – The News 24

Lionel Messi resmi bergabung dengan PSG pada bursa transfer musim panas 2021. Pemain berjulukan La Pulga itu didatangkan PSG secara gratis setelah masa baktinya bersama Barcelona berakhir pada 30 Juni 2021. Bersama PSG, Messi terikat kontrak berdurasi dua tahun sampai Juni 2023. Bergabungnya Messi ke PSG membuat klub ibu kota Prancis itu mewujudkan skuad impian mereka.

Messi juga akan membentuk trisula di PSG dengan melengkapi duet yang sudah terjalin antara Neymar dan Kylian Mbappe. Tapi, kedatangan Messi ke PSG tidak hanya menguntungkan pihak klub. Kehadiran Messi di Parc des Princes pun memberi dampak ekonomi untuk legenda basket NBA dan dunia, Michael Jordan. Keuntungan ekonomi yang didapat Jordan berkat kedatangan Messi ke PSG terjadi bukan tanpa sebab.

Jordan merupakan pemilik sub-merek Nike, Air Jordan, yang merupakan sponsor jersi PSG saat ini. Setelah muncul hanya di jersi ketiga sejak menjalin kerja sama dengan PSG sejak 2018, Air Jordan dipajang di jersi kandang Les Parisiens mulai musim ini. Adapun sejak Messi resmi bergabung, PSG berhasil memanfaatkan segala sesuatu yang berkaitan dengan kedatangan sang megabintang, salah satunya dengan menjual jersi.

PSG berhasil menjual habis kostum bernomor punggung 30 itu hanya dalam waktu kurang dari setengah jam saat pertama kali dijual di toko daring resmi mereka. Menurut laporan TyC Sport, saat ini PSG sudah meraih penghasilan lebih dari 120 juta euro atau setara dengan 2 triliun rupiah dari penjualan jersi Messi. Angka itu dipastikan akan terus naik selama penjualan masih terus berlangsung.

Adapun Jordan juga ikut kecipratan untung sebesar enam juta euro atau 101 miliar rupiah. Pasalnya, berdasarkan penjanjian dengan Nike, Jordan berhak mendapatkan 5 persen dari keuntungan setiap jersi resmi klub. Hal itu menjadi berkah tersendiri bagi Jordan yang kondisi finansialnya sempat terdampak pandemi COVID-19.

Pemilik enam cincin juara NBA bersama Chicago Bulls itu mengalami penurunan kekayaan karena berkurangnya penjualan produk Air Jordan. Menurut laporan Forbes, kekayaan bersih Jordan turun dari 2,1 miliar dolar menjadi 1,6 miliar dolar AS pada tahun ini.

PSG Tanpa Messi Tetap Tak Tergoyahkan di Puncak Klasemen

Lionel Messi Gunakan Kostum Nomor 30 di PSG | Republika Online

Tanpa Lionel Messi sekalipun, PSG tidak akan tergoyahkan di puncak klasemen Liga Prancis, setidaknya selama 40 jam. Lionel Messi belum kelihatan batang hidungnya di lapangan pertandingan sejak bergabung dengan Paris Saint-Germain. Sudah dua partai dijalani PSG tanpa kemunculan Messi sejak superstar Argentina itu diresmikan sebagai anggota baru mereka musim panas ini.

Transfer Messi dipublikasikan pada 10 Agustus lalu. Empat hari kemudian, pasukan Mauricio Pochettino membungkam Strasbourg 4-2 di Parc des Princes. Messi cuma menyaksikan pertandingan dari tribune bersama sobat karibnya, Neymar Jr. Jumat (20/8/2021), pemilik 6 trofi Ballon d’Or itu malah tak ada di Paris saat rekan-rekannya berjibaku di partai pekan ketiga Liga Prancis.

PSG bertamu ke markas Brest, sementara Messi dan Neymar dilaporkan terbang ke Barcelona. Bukan kembali ke klub lama mereka, melainkan mengadakan reuni singkat di kediaman Luis Suarez di Castelldefels. Menurut Mundodeportivo, mantan trisula mematikan di FC Barcelona itu makan bersama di rumah Suarez. Messi dan Neymar mendarat di Barcelona hanya terpaut beberapa menit menggunakan pesawat yang berbeda.

Adapun di Prancis, PSG melalui pertandingan lanjutan di Ligue 1 2021-2022 dengan kemenangan ketiga secara beruntun. Les Parisiens menekuk tuan rumah 4-2 melalui gol-gol kece. Pesta dibuka tembakan voli Ander Herrera (23′) dan menutup babak pertama dengan gol sundulan Kylian Mbappe (36′). Itulah lesakan perdana sang bintang muda timnas Prancis di Ligue 1 musim ini.

Di babak kedua, pemain bertahan Idrissa Gueye menyumbangkan gol ketiga PSG melalui tendangan geledek dari jarak 37 meter di depan gawang (73′). Tembakan lob cantik Angel Di Maria menjadi lesakan penutup di akhir waktu normal (90′). Penampilan PSG toh tidak sempurna-sempurna amat. Brest sempat bikin mereka deg-degan saat memperkecil jarak menjadi 1-2 dan 2-3 melalui gol Franck Honorat dan Steve Mounie.

Di akhir, Paris berhasil sintas dan mengamakan tripoin ketiga musim ini. Sebelumnya, PSG menekuk Strasbourg dengan skor sama dan membuka musim dengan margin 2-1 atas Troyes. Streak tiga kemenangan membuat posisi PSG tidak akan tergoyahkan di puncak klasemen Liga Prancis akhir pekan ini. Setidaknya, singgasana aman selama 40 jam atau sebelum dua pesaing terdekat mereka, Clermont Foot dan Angers, menyusul untuk jalani pekan ketiga.

Sama-sama meraup 6 poin dari dua partai, Clermont (vs Lyon) dan Angers (vs Bordeaux) baru tampil pada Minggu besok, masing-masing pukul 18.00 dan 20.00 WIB. Tapi, Pochettino mengamini kalau performa Paris Saint-Germain masih jauh dari kata sempurna. Terutama di sektor pertahanan, PSG tidak semengerikan itu. Tidak pernah mencatat clean-sheet, mereka kebobolan 5 kali dalam 4 partai awal, salah satu angka terbanyak di start Ligue 1 musim ini.

Karena hal itu, pendukung sepertinya tidak sabar menanti perubahan apa yang diberikan Sergio Ramos buat lini pertahanan. Seperti halnya Leo Messi, Ramos masih menanti momen debut. Mantan kapten Real Madrid itu kudu memastikan kondisi fisiknya bugar seratus persen pascacedera musim lalu.

“Kami menderita gol yang lain, tapi kemenangan dan tiga poin sungguh penting sebelum kompetisi memasuki jeda internasional,” kata Pochettino.

“Penting untuk memiliki 9 poin dan memuncaki klasemen. Hal vital juga untuk membangun kepercayaan diri kami dan mengembangkan cara bermain tim,” katanya.

Fan PSG harus bersabar setidaknya sampai pekan keempat untuk menyaksikan debut Lionel Messi. Mereka akan menghadapi Stade de Reims di markas sang rival, Minggu (29/8/2021). Hal serupa mungkin berlaku untuk Neymar, yang masih belum tampil musim ini.

Pilih No.30 di PSG, Ternyata Punya Makna Mendalam Bagi Lionel Messi

Setelah Lionel Messi resmi bergabung dengan raksasa Prancis, PSG. Pemain asal Argentina tersebut memilih nomor punggung 30 untuk menemaninya mengarungi musim 2021/22.

Aslinya, Messi memang belum mau berpisah dengan Barcelona yang telah diperkuat sejak tahun 2004. Ia bahkan mengaku sudah siap merelakan 50 persen pemasukannya agar bisa kembali mengenakan seragam Blaugrana.

Namun sedihnya, Barcelona harus merelakan Messi pergi ke klub lain. Barcelona tersangkut regulasi salary cap dan kalau sampai nekat memberikan kontrak baru kepada Messi, pemain baru seperti Memphis Depay dan Sergio Aguero terancam tak bisa didaftarkan ke dalam skuat.

Messi pun pada akhirnya memilih pindah ke PSG. Raksasa Prancis tersebut berani membayarnya 35 juta euro per musim dengan kontrak berdurasi dua tahun. Mereka tak perlu mengeluarkan uang sebagai biaya transfer berhubung kontrak Messi dengan Barcelona telah usai sejak Juli lalu.

Para penggemar sepakbola sudah tahu kalau Messi identik dengan No.10 yang dikenakan semasa membela Barcelona dan Timnas Argentina. Namun, nomor punggung tersebut sedang dikenakan oleh Neymar di PSG.

Beberapa laporan menyebutkan kalau pria asal Brasil tersebut sudah siap merelakan nomor punggungnya pindah ke tangan Messi. Namun, Messi menolak dan memilih No.30. Pria berusia 34 tahun itu baru-baru ini menjelaskan alasannya.

“30 adalah nomor punggung pertama saya, dalam beberapa tahun pertama bersama Barcelona. Setelah begitu lama waktu dilalui, dan dengan perubahan besar ini, saya merasa sedang memulai lagi, dan rasanya tepat untuk memulai lagi dengan nomor 30,” katanya kepada beIN Sports.

Messi menghabiskan sebagian besar karirnya di Barcelona. Ia mengaku terkejut dengan sambutan meriah pendukung PSG yang menantikan kedatangannya. Pengalaman semacam ini belum pernah dirasakan oleh Messi.

“Sejujurnya rasanya gila. Dari momen ketika pernyataannya dikeluarkan, orang-orang membanjiri jalanan tanpa tahu saya akan datang ke sini belum ada yang bisa dikonfirmasi,” ucap Messi.

“Ini adalah pengalaman pertama saya ada di luar Barcelona, usai berada di sana sangat lama dan pengalaman semacam ini rasanya gila. Saya menikmati setiap menitnya dan sangat senang sejak awal,” pungkasnya.

Belum diketahui kapan Messi bakalan menjalani debutnya bersama Les Parisien. Menurut beberapa dugaan, ia diyakini akan merumput ketika PSG bertemu Reims di pentas Ligue 1 pada Senin (29/8/2021) mendatang.

Youngster PSG Siap Layani Messi Karena Jadi Idolanya

Messi to PSG: Ex-Barcelona star signs to join Neymar, Mbappé - Sports  Illustrated

Paris Saint-Germain bisa dibilang sedang mendapatkan rezeki nomplok pada bursa transfer musim panas ini. Bagaimana tidak, PSG mendapatkan empat pemain bintang sekaligus secara cuma-cuma. Salah satu yang paling mengejutkan tentunya kedatangan mantan kapten Barcelona, Lionel Messi. Messi didatangkan secara gratis dari Barcelona pada bursa transfer musim panas ini.

Barcelona tidak mampu memberi kontrak baru kepada Messi setelah terbentur kebijakan Liga Spanyol. Alhasil, Barcelona untuk pertama kalinya selama 16 tahun tidak akan diperkuat oleh Messi. PSG, yang sudah sejak lama menginginkan Messi, segera bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan kapten timnas Argentina itu. Tanpa perlu waktu banyak, Les Parisiens sukses merekrut Messi untuk bermain bersama mereka pada musim depan.

Setelah diperkenalkan ke seluruh pendukung PSG, Messi mulai berlatih dengan rekan-rekan setimnya. Dilansir dari Sportbible, Messi ikut berlatih dengan skuad asuhan Mauricio Pochettino pada Kamis (12/8/2021) waktu setempat. Itu merupakan latihan pertama Messi sejak memenangkan Copa America 2021 bersama timnas Argentina. Tidak hanya berlatih, La Pulga juga menyapa sejumlah rekan setimnya dan staf pelatih PSG.

Salah satu yang bertemu dengan Messi adalah youngster PSG, Ismael Gharbi. Gharbi baru saja menjalani debutnya bersama tim senior PSG di pertandingan pramusim jelang Liga Prancis 2021-2022. Pemain berusia 17 tahun itu dipertemukan dengan Messi oleh Pochettino. Gharbi kelihatan semringah dan tanpa ragu berbicara dengan mantan megabintang Barcelona itu.

Bahkan, Gharbi mau untuk melayani segala kebutuhan Messi selama di PSG.

“Kalau Anda membutuhkan sesuatu, kami ada di sini untuk Anda,” kata Gharbi.

Messi yang mendengar omongan itu lalu menjabat tangan Gharbi dan memeluknya.

Tahun Depan Rencana PSG Ingin Gabungkan Messi-Ronaldo

Lionel Messi pips Cristiano Ronaldo to Player of the Decade title -  Football Espana

PSG punya misi yang ambisius tahun 2022 mendatang. Menurut kabar, klub raksasa Prancis itu berniat menduetkan Lionel Messi dengan Cristiano Ronaldo di lini depannya. Per hari Rabu (11/8/2021) kemarin, PSG berhasil mendapatkan tanda tangan Lionel Messi. Mereka tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya transfernya karena Messi sudah berstatus tanpa klub sejak awal bulan Juli lalu.

Kabar kepindahan Messi ke PSG bukan kejutan, karena hanya Les Parisien yang sanggup menampungnya dengan gaji setinggi langit. Yang mengejutkan adalah fakta kalau Messi pergi dari Barcelona setelah 21 tahun membela klub itu. Barcelona dan Messi sejatinya masih ingin melanjutkan kerja sama. Itulah mengapa Messi tidak bergabung dengan klub lain walau sudah memiliki hak untuk itu sejak awal bulan Juli lalu. Sayangnya, regulasi La Liga membuat keduanya harus berpisah.

Singkat kata, Messi sudah menjadi milik PSG. Kalau dilihat dari laporan dari Diario AS, maka bisa disimpulkan kalau pemain asal Argentina itu adalah bagian pertama dari misi ambisius Les Parisiens yang hendak dicapai tahun 2022 nanti.

Ya, Diario AS melaporkan kalau PSG berniat menduetkan Messi dengan Ronaldo di lini depannya. Mereka bahkan sudah siap untuk membiarkan pemain andalannya, Kylian Mbappe, pergi dengan status bebas transfer di tahun yang sama. Mbappe sendiri sering dikaitkan dengan Real Madrid. Salah satu jalan buat pria berusia 22 tahun itu untuk angkat kaki dari Parc des Princes hanyalah dengan menunggu sampai kontraknya berakhir.

Perlu diketahui juga kalau PSG bisa merekrut Ronaldo dengan status bebas transfer tahun depan. Karena kontrak pemenang lima trofi Ballon d’Or itu bersama Juventus akan habis pada bulan Juli 2022. Juventus, melalui petingginya, sudah menegaskan kalau Ronaldo akan bertahan musim ini. Tapi mereka tidak memberikan penjelasan soal kemungkinan perpanjangan kontrak Ronaldo dalam waktu dekat ini.

Ronaldo dan Messi dikenal sebagai pemain yang memiliki CV terdekorasi oleh banyak prestasi membanggakan baik di level klub maupun tim nasional. Keduanya dikenal sebagai rival di La Liga dan tidak sedikit yang ingin melihatnya bermain dalam satu tim.