Inilah Dulu Kisah PSG Kalahkan Real Madrid Dalam Perburuan Kylian Mbappe

Luis Ferrer telah menghabiskan lebih dari 10 tahun sebagai bagian dari tim perekrutan Paris Saint-Germain, bekerja tanpa lelah bersama nama-nama beken seperti Antero Henrique dan Leonardo untuk mendatangkan talenta-talenta terbaik dan mengubah klub menjadi salah satu kekuatan besar di Eropa.

Kemudian ia meninggalkan klub untuk menekuni bisnis pribadinya, LF360, sesaat sebelum memainkan perannya dalam perekrutan Kylian Mbappe. Transfer yang terlihat mustahil setelah PSG mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan Neymar dari Barcelona dengan rekor dunia.

Ferrer dan PSG sukses mewujudkannya, Ferrer menjadi teman baik dengan keluarga Mbappe dalam proses perekrutannya. Sang pakar perekrutan mengungkapkan bagaimana ia dan timnya berhasil meyakinkan Mbappe untuk menolak Real Madrid demi PSG.

Bagaimana PSG memenangkan perburuan transfer Mbappe
“Perekrutan nomor satu adalah Kylian Mbappe, karena itu bukan hanya tentang uang,” kata Ferrer. “Benar-benar berbeda, butuh waktu berbulan-bulan. Ia baru saja menjalani musim yang luar biasa bersama [AS] Monaco dan semua orang tahu ia adalah permata, namun kami tahu ia juga menjadi prioritas Madrid.”

“Madrid ada di sana dan tidak ada cara untuk menghentikan mereka [melakukan transfer]. Yang harus mereka lakukan hanyalah menekan tombol [transfer secara mulus]. Kami, di sisi lain, baru saja menuntaskan transfer terbesar di dunia, Neymar dan tidak bisa membeli Mbappe karena Financial Fair Play.”

“Kami harus memikirkan ide-ide cemerlang untuk bisa mewujudkannya. Semua orang berkolaborasi untuk mewujudkannya. Saya juga harus menegaskan bahwa itu [transfernya] tidak ditangani oleh agen. Jadi ada perwakilan, tidak mungkin tidak.”

“Tahun pertama tidak ada kesepakatan transfer, melainkan pinjaman, meski ada klausul bahwa pembelian adalah kewajiban – kecuali jika ada penurunan performa.”

Luis Ferrer Kylian Mbappé PSG

“Ya, itulah mengapa kami tahu ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” jawab Ferrer ketika ditanya apakah memang benar impian Mbappe adalah bermain untuk Real Madrid.

“Ide saya adalah memberi tahu Mbappe untuk bergabung dengan PSG terlebih dahulu, bahwa akan ada Piala Dunia yang datang, dan [PSG] menawarkannya jaminan bermain sebagai starter yang mungkin tidak bisa dijanjikan Madrid kepadanya, meski saya bukan berarti berbicara atas nama mereka.”

“Tapi kami membuat janji itu karena kami percaya pada bakatnya. Itu sesuatu yang sangat langka, saya hanya pernah berjanji sekali kepada pesepakbola bahwa mereka pasti akan bermain. Biasanya pelatih yang melakukan itu, namun karena [bekas pelatih PSG] Unai [Emery] terlibat dalam pembicaraan transfer…”

“Ada banyak detail, kita bisa menghabiskan banyak waktu untuk membicarakannya, namun yang saya katakan ini belum banyak dibicarakan di mana pun.”

Kylian Mbappe PSG 2020-21

Apa yang akan terjadi pada musim panas?
Neymar telah mengindikasikan bahwa ia akan menandatangani perpanjangan kontrak dengan PSG, tetapi masa depan Mbappe menemui titik terang.

Seperti yang dilaporkan Goal, sang pemenang Piala Dunia sudah berburu rumah di Madrid kendati belum mengambil keputusan mengenai masa depannya.

“Saat ini, keluarga Mbappe akan bernegosiasi dengan klub,” imbuh Ferrer. “[Saya] tidak lagi berada di PSG, saya tidak bisa menjamin apa pun karena saya tidak memiliki semua informasi. Apa pun bisa terjadi antara sekarang dan Juni.”

“Memang benar bahwa klub-klub terkuat di Eropa menyukainya dan hasil di lapangan juga memengaruhi itu, itulah mengapa ia menunda [perpanjangan kontrak]. Kedua belah pihak sedang merenung.”

Apa yang harus dilakukan PSG selanjutnya?
Jika Mbappe tidak memperpanjang kontraknya, maka PSG harus melakukan keputusan besar: apakah mereka akan mempertahankannya dan menikmati satu tahun terakhir lalu kehilangannya dengan status bebas transfer? Atau mereka akan menjualnya demi keuntungan sekarang?

“Itu pertanyaan yang sangat bagus – dan yang berbahaya!” lanjut Ferrer. “Benar bahwa PSG berada dalam situasi ini, namun jika saya mengatakan apa yang akan saya lakukan, itu akan berbahaya bagi saya!”

Kylian Mbappe Lagi Cari Rumah Di Spanyol, Kode Berlabuh Ke Madrid?

Kylian Mbappe: Future Ballon d'Or Winner - The Story So Far

Kylian Mbappe, striker PSG, merupakan buruan teratas Real Madrid pada bursa transfer musim panas kali ini. Kabarnya, Mbappe sudah mulai mencari rumah baru di ibu kota Spanyol, Madrid.

Mbappe telah menjadi salah satu pemain terlaris di sepak bola Eropa saat ini. Tidak ada klub yang menolak mendapatkan jasa Mbappe, bahkan semua klub top berlomba-lomba merekrutnya. Ini dikarenakan Mbappe dianggap sebagai bakat terbaik sepak bola untuk masa depan. Dia diyakini bisa melanjutkan warisan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi.

Karena itu, Mbappe diniilai harus bergabung dengan klub yang lebih besar untuk membantunya mewujudkan ambisi.

Dalam beberapa tahun terakhir Madrid telah mengincar Mbappe, tapi transfer ini sulit karena harga yang dipasang PSG begitu tinggi. Namun, sekarang situasinya lebih menguntungkan. Mbappe mulai mendekati akhir masa kontraknya. Begitu Juni 2021 nanti, dia akan memasuki satu tahun terakhir masa kontrak, yang membuatnya bisa didapatkan dengan harga relatif lebih murah.

Kini, menurut laporan Goal, Mbappe telah mengirim perwakilannya untuk mencari rumah baru di Madrid. Ini bisa jadi merupakan langkah awal Mbappe hengkang ke Madrid.

Menunggu waktu
Namun, Madrid masih belum benar-benar bisa mendapatkan Mbappe. Kabarnya striker Prancis ini tidak buru-buru memutuskan masa depannya. Mbappe ingin menuntaskan musim ni terlebih dahulu. PSG masih berjuang di Ligue 1 dan mereka berhasil melangkah ke semifinal Liga Champions.

Bagaimanapun, Mbappe sudah punya segalanya untuk bergabung dengan Madrid. Dia mahir berbahasa Spanyol dan sudah lama mengagumi Los Blancos

Nasib Mbappe juga tergantung pada bagaimana kerberhasilan PSG di Ligue 1 dan Liga Champions musim ini.

Neymar Umumkan Bertahan di PSG Usai Lolos Ke Semifinal UCL

Neymar Umumkan Bertahan di PSG Usai Lolos Ke Semifinal UCL | Berita Bola  2021 SatuPedia.Com

Neymar, Pemain PSG, memberikan pernyataan penting usai lolos ke semifinal Liga Champions 2020/2021. Neymar memastikan kalau dia merasa nyaman dan akan segera meneken kontrak baru di PSG. PSG lolos ke semifinal Liga Champions setelah menyisihkan Bayern Munchen pada babak perempat final.
Tim racikan Mauricio Pochettino itu unggul gol tandang pada agregat 3-3 atas sang juara bertahan.

Pada leg kedua, yang diadakan di Parc de Princes, Rabu (14/4/2021) dini hari WIB, PSG kalah dengan skor 1-0. Gol tunggal pada duel ini dicetak Eric Maxim Choupo-Moting pada menit ke-40. Walau kalah, PSG tetap lolos ke semifinal. PSG menang dengan skor 3-2 pada leg pertama di kandang Bayern.
Jadi, PSG punya gol tandang yang lebih baik.

Selain memastikan lolos ke babak semifinal, PSG juga memberi kabar baik lain bagi fans mereka. Sang pemain kunci, Neymar, memastikan tidak akan meninggalkan PSG dan segera meneken kontrak baru.

“Perpanjangan dengan PSG tidak lagi menjadi masalah. Jelas saya merasa sangat nyaman dan betah di sini, di PSG. Saya merasa lebih bahagia daripada sebelumnya,” kata pemain 28 tahun.

Masa depan Neymar sempat menjadi isu panas pada awal musim 2020/2021 ini. Neymar disebut sangat ingin kembali bermain di Barcelona. Neymar merindukan suasana di mana dia bisa bermain bersama Lionel Messi. Berbeda dengan Neymar, Kylian Mbappe belum memberi pernyataan tentang masa depannya.
Beberapa waktu lalu, Mbappe memilih untuk menolak negosiasi kontrak baru karena tengah menimbang masa depannya di klub.

“Neymar dan Kylian Mbappe tidak punya alasan untuk pergi. Kami benar-benar memiliki segalanya untuk memenangkan semua turnamen,” kata presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

“Kami memiliki tim yang hebat hari ini. Kami menghormati yang lain, tapi kami berada di sana bersama mereka. Kami sedang bekerja. Tetap tenang karena Liga Champions belum selesai. Kami perlu bekerja lebih keras setiap hari,” jelas Al-Khelaifi.