Mikel Arteta Tidak Ikuti Q&A Mesut Ozil

Mesut Ozil telah mengisyaratkan bahwa dia dapat mendiskusikan masa depan Arsenalnya dalam sesi tanya jawab pada Senin malam, tetapi manajer Mikel Arteta mengatakan dia tidak akan mengikuti karena dia tidak memiliki Twitter. Perwakilan Ozil sedang dalam pembicaraan dengan sejumlah klub, termasuk Fenerbahce dan DC United, meskipun prioritas pemain tersebut adalah untuk melihat kontraknya dengan Arsenal hingga musim panas. Pekan lalu, Arteta mengatakan gelandang itu bisa pergi pada Januari jika kesepakatan tepat untuk pemain dan klub, dan berbicara menjelang pertandingan kandang mereka melawan Crystal Palace pada Kamis, langsung di Sky Sports, manajer Arsenal mengatakan klub masih berusaha mencari. “solusi yang tepat”.

“Edu (direktur teknik) dan klub sedang melakukan pembicaraan tentang masa depan dan masa depan jangka panjang. Ketika kami mengetahui sesuatu, kami akan mengumumkannya,” kata Arteta. “Kami dapat menyelesaikan situasi dengan satu atau lain cara, selalu baik untuk mengetahui apa yang akan Anda lakukan, apa yang akan terjadi. Saya tahu ketika kami membuat keputusan itu (untuk meninggalkan Ozil dari skuad Arsenal), konsekuensinya yang kami bisa miliki. “Kami masih harus mencoba solusi yang tepat untuk pemain dan klub dan kami mencoba melakukan itu dan mari kita lihat apa yang kami dapatkan.”

Ozil mengatakan akan menjawab pertanyaan tentang “masa lalu, sekarang dan masa depan” melalui akun Twitter-nya pada Senin malam. Ditanya apakah dia akan mendengarkan Q&A, Arteta menambahkan: “Saya minta maaf tapi saya tidak punya Twitter, saya tidak mengikuti Twitter.” Dia pernah melakukannya. Itu adalah sesuatu yang dia lakukan untuk terlibat dengan para penggemarnya dan membuat semua orang mendapat informasi, jadi saya tidak terkejut. “Gelandang itu bebas untuk berbicara dengan klub bulan ini dengan kesepakatan Arsenal saat ini akan berakhir pada akhir musim.

Ozil tidak tampil untuk Arsenal sejak Maret 2020, sementara dia dikeluarkan dari tim Liga Premier dan Liga Europa mereka untuk paruh pertama musim 2020-21. Ditanya bagaimana Ozil menangani situasi tersebut, Arteta berkata: “Selalu sulit untuk menangani situasi ini ketika Anda ditinggalkan dari skuad. Sulit bagi semua orang, untuk mengeluarkan pemain dari skuad. Bukan hanya dia. “Anda membutuhkan mereka termotivasi, berlatih dengan baik, menjadi bagian dari apa yang kami coba lakukan, dan ketika mereka merasa tidak dapat berkontribusi untuk itu, itu selalu rumit. Kami telah mencoba mengelolanya dengan cara terbaik. ”

Sumber : skysports.com.

The Gunners Bangkit, Apa Rahasianya?

Secara perlahan Arsenal mulai bangkit dari papan bawah klasemen Liga Premier Inggris. Apakah rahasianya?

Kabar terbaru, Arsenal berhasil mengalahkan West Bromwich dengan skor 4-0 pada lanjutan Liga Premier Inggris di pekan ke-17 di stadion The Hawthorns pada hari Minggu (3/1/21) dini hari waktu Indonesia bagian barat. Gol tersebut dicetak oleh brace Alexandre Lacazette, Kieran Tierney, dan Bukayo Saka.

Hasil pertandingan tersebut menjadikan Arsenal sudah menang tiga kali secara beruntun. The Gunners pun semakin jauh dari zona degradasi. Pada klasemen terkini Liga Premier Inggris, klub asal London tersebut sementara ini sudah menduduki peringkat ke-11 dengan total perolehan 23 poin dari 17 pertandingan yang sudah dilakoninya.

Arsenal pun sempat terengah-engah di Liga Premier Inggris musim 2020-2021, sebelum akhirnya memperoleh kemenangan ketika berhadapan dengan Chelsea pada hari Minggu tanggal 27 Desember yang lalu, The Gunners sudah mencatatkan total empat kekalahan dan satu kali hasil imbang. Akan tetapi setelah itu, Arsenal berhasil bangkit ketika mengalahkan Chelsea dengan skor 3-1, Brighton 1-0 dan West Brom 4-0.

Mikel Arteta sebagai sang nahkoda Arsenal mengatakan bahwa dirinya cukup puas atas performa dari anak asuhnya. Dia pun menambahkan bahwa sangat senang dengan The Gunners yang terasa jauh lebih hidup dan juga berenergi pada saat berada di wilayah kotak penalti lawannya.

“Saya sangat senang karena kami terlihat lebih hidup di sepertiga akhir lapangan,” ungkap Arteta kepada Sky Sports.

“Ada banyak pergerakan, ada energi yang baik, dan ada tujuan yang nyata,” sambung Arteta.

Sang pelatih pun menambahkan bahwa dirinya memuji kemampuan para pemain depan mereka yang semakin matang dan juga salah membantu satu dengan lainnya, selain itu juga semua pemainnya telah semakin mengerti serta memahami strategi dan juga pergerakan dari masing-masing posisi di lapangan.

“Para pemain terlihat lebih lepas. Lalu, mereka semua makin saling memahami,” tutup mantan pemain sepak bola berkebangsaan Spanyol tersebut.

Sumber : detik.com