Manc.City Boleh Berbangga Sebagai Juara EPL Dalam Situasi Sekarang

Manchester City memiliki satu hal yang patut dipuji pada musim ini. Mereka mampu keluar sebagai juara Premier League meski situasi pandemi Covid-19 ini membuat jadwal pertandingan jadi benar-benar kacau balau.

Manchester City akhirnya dipastikan meraih gelar Premier League pada Rabu (12/5/2021) dinihari tadi. Tepatnya ketika rival sekota mereka, Manchester United, menelan kekalahan dengan skor 1-2 kala menjamu Leicester City di Old Trafford.

Ada tiga pertandingan lagi sebenarnya yang harus dimainkan oleh peserta Premier League musim ini. Namun, mengingat perbedaan 10 poin antara City dan MU, dapat dipastikan kalau Sergio Aguero dkk takkan terkejar lagi secara hitung-hitungan.

Dengan demikian, Manchester City pun dinyatakan sebagai juara Premier League musim ini. Perlu diketahui kalau the Citizens telah memenangkan kompetisi ini sebanyak tiga kali dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Guardiola Bangga Sekali

Jika ditarik ke belakang, tepatnya pada bulan November 2020 lalu, mungkin tidak ada yang berpikir kalau Manchester City bakalan muncul sebagai juara. Lihat saja, mereka sempat berada di peringkat ke-11 dalam klasemen sementara.

Salah satu penyebab keterpurukan City adalah pandemi Covid-19. Premier League seperti yang kita ketahui sempat ditunda karena adanya wabah ini dan itu mempengaruhi penjadwalan di musim berikutnya.

Semuanya serba dipadatkan pada musim 2020/21; masa pra-musim yang singkat dan tim harus bermain setiap tiga hari sekali. Guardiola sampai mengakui kalau ini adalah musim terberat yang pernah dilewati oleh anak asuhnya.

“Ini adalah musim serta gelar Premier League yang berbeda. Kami akan selalu mengingat musim ini dikarenakan cara kami memenangkannya. Saya sangat bangga menjadi pelatih di sini dan juga para pemain ini,” kata Guardiola seperti yang dikutip dari Goal International.

Selalu Berjuang Demi Kesuksesan

Ratusan tes yang bertubi-tubi, ketatnya protokol kesehatan dan pemain yang satu persatu absen lantaran terjangkit Covid-19 membuat perjuangan City semakin berat. Tidak heran kalau melihat Guardiola dengan sebegitu bangganya bisa membawa the Citizens juara.

“Mereka sangat spesial. Bisa melewati musim ini – dengan semua larangan dan kesulitan yang kami hadapi – dan juga menunjukkan konsistensi yang kami miliki itu luar biasa,” ungkap Guardiola lagi.

“Itu dilakukan tanpa henti. Setiap hari, mereka ada di sana, berjuang meraih kesuksesan, selalu berusaha menjadi leih baik. Mereka begitu tangguh,” pungkasnya.

David Moyes Mengevaluasi Kelalaian Timnya Setelah Kemenangan West Ham

david moyes

David Moyes, Pelatih West Ham United, bahagia dengan kemenangan 3-2 atas Leicester City dalam lanjutan Liga Inggris di Stadion Olimpiade London, Minggu, 11 April 2021.

 

Satu hal yang dia sorot adalah kelalaian timnya dalam mempertahankan keunggulan.

Dalam tiga laga terakhir, West Ham selalu mampu memiliki keunggulan 3-0 lebih dulu atas lawan-lawannya. Tetapi mereka sering lalai hingga berakhir dengan skor imbang 3-3 oleh Arsenal dan cuma menang 3-2 lawan Wolverhampton.

 

“Kami unggul 3-0 lawan Arsenal, juga 3-0 atas Wolverhampton dan lagi-lagi 3-0 dari Leicester, itu raihan bagus, tetapi tidak sebagus itu ketika kedudukan akhirnya adalah 3-3, 3-2, 3-2,” kata Moyes seusai pertandingan dalam laman resmi West Ham.

Mantan pelatih Everton dan Manchester United itu melanjutkan, “Saya harus berusaha untuk menyudahi tren itu. Tidak boleh terjadi lagi dan kami harus bisa mengelola keadaan semacam itu dengan baik.”

 

Moyes menilai West Ham tampil bagus dalam 60 menit pertama saat melawan Leicester. Hal itu juga terpengaruh dari cedera yang dialami oleh ketiga pemainnya seperti Declan Rice, Michail Antonio serta Andriy Yarmolenko.Jesse Lingard dan kolega mengalami kesulitan di sepertiga akhir laga karena kekurangan opsi di lini tengah.

“Kami sedikit kekurangan opsi di bangku cadangan untuk bisa mengubah keadaan. Kami kekurangan pemain tengah untuk hal itu. Tapi saya sangat gembira pada akhirnya bisa meraih kemenangan dan ketika emosi pertandingan mereda, ditemani segelas anggur, saya bisa lebih senang lagi atas hasil ini,” kata Moyes.

 

West Ham kembali mengamankan peringkat keempat klasemen dengan koleksi 55 poin, tertinggal hanya satu poin dari Leicester City di klasemen Liga Inggris. The Hammers selanjutnya akan melawat ke St. James’ Park pada Sabtu, 17 April menghadapi Newcastle United yang tengah berjuang menghindari ancaman degradasi.