Ditahan Seri Inter Milan, Stefano Pioli Sebut AC Milan Belum Sampai Titik Maksimal

AC Milan ditahan imbang tamunya, Inter Milan, dengan skor 1-1 di San Siro, pada laga pekan ke-12 Serie A Italia 2021/22, Senin (8/11/2021) dini hari WIB.

Pada laga bertajuk Derby della Madonnina ini, Inter Milan membuka keunggulan terlebih dahulu lewat Hakan Calhanoglu di menit ke-11. Namun AC Milan berhasil membuat skor imbang menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri Stefan de Vrij di menit ke-17.

Dengan hasil imbang ini, AC Milan tetap berada di peringkat ke-2 klasemen sementara Serie A 2021/22 dengan mengantongi 32 poin, membayangi ketat Napoli yang juga memiliki poin yang sama.

Sementara itu, sang juara bertahan Inter Milan berada di posisi ke-3 setelah mengumpulkan 25 poin.

Seusai laga, pelatih AC Milan Stefano Pioli menegaskan bahwa timnya sudah jauh lebih kuat dibanding musim lalu, meski belum mencapai titik maksimal.

“Gelas kami masih setengah penuh. Kami membidik kemenangan, tapi situasinya sulit,” kata Stefano Pioli.

“Tim kami menunjukkan semangat luar biasa dan kami sedikit kesulitan di babak pertama. Lalu kami bisa bangkit setelah jeda,” lanjut Pioli.

Pioli kembali menegaskan bahwa AC Milan di musim ini siap menjadi pesaing gelar juara.

“Inter adalah tim yang sangat kuat dan kami telah membuktikan bahwa kami juga kuat. Performa kami terbilang positif,” ucap Pioli.

“Lihat saja perbedaan rata-rata usia starting XI Milan dan Inter. Kami butuh waktu untuk mendapatkan pengalaman, untuk membentuk kepercayaan diri,” sambung Pioli.

“Sekarang kami siap bersaing dengan tim-tim terbaik di Serie A,” tegasnya.

Hanya Imbang Lawan AC Milan, Pelatih Inter Milan Kecewa

Inter Milan berhasil mengimbangi tuan rumah, AC Milan dengan skor 1-1, pada laga pekan ke-12 Serie A Italia 2021/22 yang digelar di San Siro, Senin (8/11/2021) dini hari WIB.

Pada laga bertajuk Derby della Madonnina ini, Inter Milan membuka keunggulan terlebih dahulu lewat Hakan Calhanoglu di menit ke-11.

Namun AC Milan berhasil membuat skor imbang menjadi 1-1 melalui gol bunuh diri Stefan de Vrij di menit ke-17.

Inter Milan sebenarnya memiliki peluang emas untuk menambah gol lewat penalti Mateo Darmian dilanggar Fode Ballo-Toure di dalam kotak terlarang, di menit ke-27. Namun sayangnya, Lautaro Martinez yang maju sebagai eksekutor gagal melaksanakan tugasnya dengan baik karena bola berhasil diblok kiper AC Milan, Ciprian Tatarusanu.

Seusai laga, pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, merasa kecewa karena Inter Milan gagal menang pada laga tersebut meski banyak peluang gol yang didapat.

“Kami tidak puas, karena kami memiliki begitu banyak peluang dan gagal mengeksekusi penalti, jadi menurut saya kami seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” kata Simone Inzaghi.

“Kami menghadapi tim hebat yang pantas berada di puncak klasemen, kami berada di belakang mereka dalam hal kemajuan, tetapi ada waktu untuk kembali ke jalur dan penampilan seperti ini akan memberi kami kepercayaan diri,” lanjutnya.

“Kami ingin memberikan kemenangan kepada penggemar kami dan saya merasa kami telah melakukan cukup untuk pantas mendapatkannya.”

“Temponya sangat tinggi dan kedua tim mungkin bisa melakukan jauh lebih baik di level teknis, tapi itu intens.”

“Milan adalah tim yang sangat teknis, jadi Anda harus membuat mereka lelah, membuat mereka bergerak.”

“Kami melakukannya dengan baik di 20 menit pertama dan secara umum saya pikir kami pantas mendapatkan lebih, kami hanya berjuang sedikit di 15 menit terakhir,” tutup Simone Inzaghi.

Prediksi Inter Milan vs Atalanta, Serie A 25 September 2021

Inter Milan akan menjamu Atalanta di Stadio Giuseppe Meazza pada laga pekan ke-6 Serie A Italia 2021/22, Sabtu (25/9/2021) malam pukul 23.00 WIB.

Berikut ini prediksi laga Inter Milan vs Atalanta, Serie A 25 September 2021.

Inter Milan dan Atalanta sama-sama meraih kemenangan pada Serie A pekan lalu.

Inter Milan menang 3-1 saat tandang ke markas Fiorentina. Tiga gol bagi Inter Milan dicetak oleh Mateo Darmian (52’), Edin Dzeko (55’), dan Ivan Perisic (87’). Hingga pekan ke-5, tim asuhan Simone Inzaghi ini sudah mencetak 18 gol.

Sementara itu, Atalanta pada pekan lalu juga menang 2-1 saat menjamu Sassuolo. Dua gol Atalanta dicetak oleh Robin Gosens (3’) dan Davide Zappacosta (37’).

Saat menjamu Atalanta di Serie A musim lalu, Inter Milan menang dengan skor tipis 1-0 melalui gol tunggal Milan Skriniar di menit ke-54.

Inter juga tidak pernah kalah melawan Atalanta dalam lima pertemuan terakhir mereka di Serie A (2 kali menang dan 3 kali seri).

Hingga sejauh ini, Inter Milan dan Atalanta sudah bertemu 120 kali di Serie A Italia. Dari pertemuan tersebut, Inter Milan menang 64 kali, Atalanta menang 24 kali, sedangkan 32 laga sisanya berakhir imbang.

Lima Pertemuan Terakhir Inter Milan vs Atalanta :
• 09-03-2021 Inter 1-0 Atalanta (Serie A)
• 08-11-2020 Atalanta 1-1 Inter (Serie A)
• 02-08-2020 Atalanta 0-2 Inter (Serie A)
• 12-01-2020 Inter 1-1 Atalanta (Serie A)
• 07-04-2019 Inter 0-0 Atalanta (Serie A)

Lima Laga Terakhir Inter Milan :
• 28-08-21 Verona 1-3 Inter (Serie A)
• 12-09-21 Sampdoria 2-2 Inter (Serie A)
• 16-09-21 Inter 0-1 Madrid (UCL)
• 18-09-21 Inter 6-1 Bologna (Serie A)
• 22-09-21 Fiorentina 1-3 Inter (Serie A)

Lima Laga Terakhir Atalanta :
• 28-08-21 Atalanta 0-0 Bologna (Serie A)
• 12-09-21 Atalanta 1-2 Fiorentina (Serie A)
• 15-09-21 Villarreal 2-2 Atalanta (UCL)
• 19-09-21 Salernitana 0-1 Atalanta (Serie A)
• 22-09-21 Atalanta 2-1 Sassuolo (Serie A)

Prediksi Susunan Pemain :

Inter Milan (3-5-2): Handanovic; Skriniar, de Vrij, Bastoni; Dumfries, Barella, Brozovic, Calhanoglu, Perisic; Lautaro, Dzeko.

Pelatih: Simone Inzaghi.

Atalanta (3-4-1-2): Musso; Toloi, Palomino, Djimsiti; Zappacosta, Freuler, de Roon, Gosens; Pessina; Zapata, Malinovskyi.

Pelatih: Gian Piero Gasperini.

Prediksi Skor : Inter Milan 1 – 0 Atalanta

Inilah Nilai Yang Harus Dibayarkan Chelsea Untuk Datangkan Achraf Hakimi

Chelsea keihatannya akan menemui jalan terjal untuk mendaratkan Achraf Hakimi. Sang bek dilaporkan dibanderol dengan harga yang sangat tinggi di musim panas ini. Seperti yang sudah diketahui, Inter Milan akan menjual beberapa pemainnya di musim panas ini. Nerrazurri butuh tambahan dana karena mereka sekarang mengalami kesulitan keuangan.

Salah satu pemain yang kabarnya akan dilepas oleh Inter adalah Achraf Hakimi. Sang bek dilepas karena dinilai punya nilai jual yang tinggi. Dilansir Fabrizio Romano, Chelsea menjadi salah satu tim yang tertarik untuk mendapatkan jasa Hakimi. Thomas Tuchel dilaporkan tertarik untuk membawa sang bek.

Menurut laporan yang beredar, Tuchel sedang mencari sosok wingback Kanan baru. Ini dikarenakan Callum Hudson-Odoi akan pergi di musim panas ini. Sementara Tuchel kurang puas dengan performa Reece James. Ia terkesima dengan permainan Hakimi di Inter Milan dan ia merasa sang bek akan menghidupkan permainan Chelsea di musim depan.

Menurut laporan Romano, Chelsea mendapatkan halangan yang sulit untuk mendapatkan jasa Hakimi. Inter Milan mematok harga yang sangat tinggi untuk sang bek. Mereka hanya mau melepas sang bek di angka 80 juta Euro. Chelsea kabarnya agak jiper melihat harga itu, sehingga mereka kemungkinan tidak akan bergerak untuk mendapatkan jasa sang bek.

Romano juga membeberkan kalau saat ini ada klub yang terdepan untuk mendapatkan jasa Hakimi. Mereka adalah PSG yang kabarnya cukup serius ingin membawa sang bek di musim panas ini.

Walaupun Scudetto, Conte Masih Ingin Gagalkan Juventus Raih Tiket Liga Champions

Setelah sukses menumbangkan kekuasaan Juventus selama sembilan musim terakhir ini dengan meraih Scudetto di pekan ke-34, pelatih Inter MilanAntonio Conte, dikabarkan masih memiliki satu misi lagi terhadap Juventus.

Seperti diketahui, Antonio Conte merupakan pelatih yang memulai era kejayaan Juventus di Serie A selama satu dekade belakangan ini.

Dan di musim ini, Antonio Conte juga yang menggagalkan Juventus untuk meraih Scudetto sepuluh kali berturut-turut.

Belum puas dengan menumbangkan Juventus, Antonio Conte juga masih memiliki satu misi terhadap Juventus di musim ini, yakni menggagalkan Si Nyonya Tua untuk finish di empat besar klasemen Serie A 2020/21.

Saat ini, Juventus berada di posisi ke-5 klasemen sementara Serie A 2020/21, dengan 69 poin dari 35 laga. Terpaut 1 poin dari Napoli yang berada di posisi ke-4.

Bianconeri tinggal menyisakan tiga lagi, yakni melawan Sassuolo (13/5), Inter Milan (15/5), dan Bologna (23/5).

Menurut jurnalis ternama Italia, Matteo Marani, Antonio Conte masih memiliki motivasi untuk lebih menenggelamkan mantan klubnya di musim ini.

“Inter Milan tidak akan memberi apapun kepada Juventus, Conte tidak ingin mereka memiliki apapun,” kata Matteo Marani.

“Ini bukan sekedar permainan tarik ulur dan jelas alasannya (Conte) berbeda,” jelas Marani.

“Tapi jika Conte bisa berkontribusi untuk Juventus gagal finis di puncak, maka saya pikir dia akan melakukan hal yang sama untuk mencegah mereka finis empat besar,” tandasnya.