Menjadi Pelatih Real Madrid Adalah Opsi Satu-satunya Conte

Keputusan Antonio Conte akan melatih klub mana pada musim 2021/2022 nanti masih belum terjawab. Namun, setelah resmi berpisah dengan Inter Milan, nama Conte santer dikaitkan dengan Real Madrid.

Conte mengakhiri penantian yang cukup panjang dari Inter Milan untuk meraih scudetto Serie A. Mereka menjadi ‘raja’ Serie A musim 2020/2021, sekaligus mengakhiri dominasi Juventus selama sembilan musim.

Hanya saja, cerita indah itu harus berakhir dengan pilu. Krisis keuangan membuat Inter tidak lagi punya visi yang sama dengan Conte. Sang pelatih pun memilih mundur dari posisi yang diemban sejak 2019 lalu.

Conte ke Real Madrid Saja

Nama Conte telah dikaitkan dengan banyak klub usai meninggalkan Inter Milan. PSG yang disebut tidak puas dengan Mauricio Pochettino tertarik padanya. Lalu, ada Real Madrid yang belum punya pelatih usai ditinggal Zinedine Zidane.

“Bagi saya, satu-satunya pilihan untuk Conte adalah melatih Real Madrid,” kata mantan bomber timnas Italia, Antonio Cassano, kepada Bobo TV, seperti dikutip dari Marca.

“Waktunya di Inter sangat positif, dengan tahun pertama yang bagus dan memenangkan Scudetto di tahun kedua, bermain sesuai keinginannya.”

“Saya tidak berpikir dia bisa pergi ke PSG karena mereka tidak memiliki pemain yang tepat untuk permainannya atau berbagi mentalitas sepak bola; Zidane sempurna untuk PSG,” kata Cassano.

Peluang Conte ke Real Madrid

Peluang Conte pindah ke Real Madrid diyakini sangat terbuka. Sebab, Madrid belum memiliki pelatif kepala usai Zidane mundur dan Massimiliano Allegri yang dibidik sebagai pengganti memilih menerima pinangan Juventus.

Joachim Loew, yang akan purna tugas dari timnas Jerman usai Euro 2020 nanti, menyatakan tidak pernah melakukan kontak dengan Madrid. Loew tidak akan melatih klub mana pun awal musim ini.

Kini, selain Conte, tersisa dua nama yang jadi kandidat pelatih Real Madrid. Raul Gonzalez jadi salah satu calon unggulan. Lalu, jika dipecat PSG, Pochettino juga masuk daftar calon pelatih Real Madrid.

Walaupun Scudetto, Conte Masih Ingin Gagalkan Juventus Raih Tiket Liga Champions

Setelah sukses menumbangkan kekuasaan Juventus selama sembilan musim terakhir ini dengan meraih Scudetto di pekan ke-34, pelatih Inter MilanAntonio Conte, dikabarkan masih memiliki satu misi lagi terhadap Juventus.

Seperti diketahui, Antonio Conte merupakan pelatih yang memulai era kejayaan Juventus di Serie A selama satu dekade belakangan ini.

Dan di musim ini, Antonio Conte juga yang menggagalkan Juventus untuk meraih Scudetto sepuluh kali berturut-turut.

Belum puas dengan menumbangkan Juventus, Antonio Conte juga masih memiliki satu misi terhadap Juventus di musim ini, yakni menggagalkan Si Nyonya Tua untuk finish di empat besar klasemen Serie A 2020/21.

Saat ini, Juventus berada di posisi ke-5 klasemen sementara Serie A 2020/21, dengan 69 poin dari 35 laga. Terpaut 1 poin dari Napoli yang berada di posisi ke-4.

Bianconeri tinggal menyisakan tiga lagi, yakni melawan Sassuolo (13/5), Inter Milan (15/5), dan Bologna (23/5).

Menurut jurnalis ternama Italia, Matteo Marani, Antonio Conte masih memiliki motivasi untuk lebih menenggelamkan mantan klubnya di musim ini.

“Inter Milan tidak akan memberi apapun kepada Juventus, Conte tidak ingin mereka memiliki apapun,” kata Matteo Marani.

“Ini bukan sekedar permainan tarik ulur dan jelas alasannya (Conte) berbeda,” jelas Marani.

“Tapi jika Conte bisa berkontribusi untuk Juventus gagal finis di puncak, maka saya pikir dia akan melakukan hal yang sama untuk mencegah mereka finis empat besar,” tandasnya.