Kalah Atas Young Boys, MU Disarankan Ganti Solskjaer Dengan Antonio Conte

Manchester United kalah dengan skor 1-2 saat tandang ke markas Young Boys, pada matchday pertama Grup F Liga Champions 2021/22, Selasa (14/9/2021) malam WIB.

MU sebenarnya mampu unggul terlabih melalui gol yang dicetak oleh Cristiano Ronaldo pada menit ke-13.

Namun kartu merah yang diterima Aaron Wan-Bissaka pada menit ke-35 membuat situasi menjadi berbeda sehingga Young Boys mampu membalikkan keadaan melalui dua golnya.

Banyak pihak yang kemudian mengkritik kepemimpinan pelatih Ole Gunnar Solskjaer yang dinilai sebagai sosok yang paling bertanggungjawab atas kekalahan Setan Merah.

Beberapa keputuan Solskjaer dalam laga tersebut justru dinilai sebagai penyebab kekalahan MU. Salah satunya adalah keputusan untuk menarik keluar Cristiano Ronaldo dan Bruno Fernandes pada pertengahan babak kedua saat skor masih imbang 1-1.

Menurut mantan pemain Chelsea, Jason Cundy, Ole Gunnar Solskjaer tidak tahu apa yang harus dilakukannya pada situasi seperti itu sehingga keputusannya justru memperburuk keadaan.

“Di situ kelihatan sekali ia tak tahu apa-apa. Penampilan itu, bentuk timnya. Ya, mereka memang main 10 pemain tapi yang benar saja. Mereka main lima orang di belakang dan ia (Solskjaer) tak mengubahnya,” kata Jason Cundy.

“Mereka kerepotan di lini tengah. Fred, Paul Pogba, dan Bruno Fernandes yang malang. Saya sangat bersimpati pada ketiganya, mereka tak dapat bantuan, mereka jadi bulan-bulanan operan lawan. Kelima pemain bertahan tidak bergerak sama sekali, jadi mereka (di lini tengah) kalah jumlah. Saat melihat skema itu tak berfungsi, harusnya mereka main empat di belakang dan tengah,” ucapnya.

“United layak mendapatkan hasil itu dan ketidakmampuannya (Solskjaer) amat terlihat secara fatal. Kartu merah mengubah permainan, tapi laga belumlah tuntas. Biasanya Young Boys itu jadi bulan-bulanan di ajang Eropa dan United malah kalah 1-2, itu benar-benar sebuah malapetaka,” tuturnya.

Karena itu, Jason Cundy menyarankan akan manajemen MU segera mencari pengganti Solskjaer. Satu namanya yang menurutnya lebih pantas menangani MU adalah mantan pelatih Inter Milan, Antonio Conte.

“Itu benar-benar memperlihatkan kemampuan Ole. Saya akan memecatnya. Kita semua tahu apa yang akan terjadi kan? Di luar sana ada Antonio Conte,” ujar Cundy.

“Siapa pelatih yang lebih baik? Musim ini mereka akan menjalani fase grup dan mereka kelak akan berpikir ‘seandainya kita lebih cepat (melakukan pergantian pelatih)’. Ada pola tertentu yang muncul dengan Ole, terutama di Eropa. Musim lalu ia bahkan tak bisa lolos grup,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *